Davide Tardozzi Nilai Francesco Bagnaia Telah Kembali ke 'Mode' Juara Dunia

AKURAT.CO, Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, memberikan sinyal positif terkait kondisi mental pembalap andalannya, Francesco "Pecco" Bagnaia.
Davide Tardozzi menyebut Fransesco Bagnaia kini tampil dengan mentalitas yang sepenuhnya berbeda dibandingkan musim lalu.
Ia bahkan menyamakannya dengan versi saat Fransesco Bagnaia merengkuh kejayaan pada 2024.
Pernyataan ini muncul setelah Bagnaia melewati musim 2025 yang kelam.
Baca Juga: Dukung Francesco Bagnaia, Jorge Lorenzo: Dia Masih Calon Kuat Juara MotoGP 2026
Di atas motor GP25, pembalap asal Italia itu kesulitan menemukan konsistensi. Ia hanya meraih dua kemenangan dan harus puas finis di peringkat kelima klasemen akhir.
Hasil tersebut berbanding terbalik dengan pencapaian rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil mendominasi sepanjang musim 2025 serta menyabet gelar juara dunia ketujuh.
Tardozzi meyakini jeda musim dingin telah menjadi titik balik bagi Bagnaia. Perubahan sikap serta fokus mulai terlihat sejak tes Valencia akhir tahun lalu hingga tes pramusim di Sepang, Malaysia, awal Februari lalu.
"Awal tahun ini, sekembalinya dari libur musim dingin, saya menemukan Pecco yang benar-benar berbeda dengan mentalitas yang juga berbeda. Ini mengingatkan saya pada versi 2024," kata Tardozzi dikutip laman Crash.
Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP 2027: Pecco Bagnaia Akui Posisinya di Ducati Belum Aman
Menurut Tardozzi, kecerdasan Bagnaia dalam berkomunikasi dengan Luigi Dall’Igna menjadi faktor kunci pemulihan ini.
"Kami sangat senang; kami tahu bahwa kami memiliki Pecco yang sangat kompetitif kembali," tambahnya.
Salah satu keluhan utama Bagnaia musim lalu adalah hilangnya kepercayaan diri pada bagian depan motor GP25.
Namun, masalah tersebut tampaknya mulai teratasi pada prototipe GP26. Bagnaia merasakan peningkatan signifikan pada area front-end sejak tes Valencia.
Umpan balik positif berlanjut di tes Sepang pekan lalu. Saat itu, Bagnaia menunjukkan simulasi sprint yang sangat menjanjikan.
Dengan progres ini, Tardozzi memperingatkan para pesaing bahwa Bagnaia akan menjadi lawan yang sangat sulit dikalahkan pada seri-seri awal musim 2026.
Meski performa Bagnaia tengah menanjak, masa depannya bersama pabrikan Borgo Panigale justru berada di ujung tanduk.
Ducati santer dikabarkan bakal menduetkan Marc Marquez dan Pedro Acosta untuk musim 2027 mendatang.
Situasi ini memicu spekulasi panas mengenai pelabuhan baru bagi Bagnaia.
Rumor terkuat yang berkembang pascates Sepang menyebutkan Bagnaia kemungkinan besar bergabung dengan sesama anggota VR46 Academy, Marco Bezzecchi, di tim Aprilia Racing musim depan.
Seri pembuka di Thailand mendatang akan menjadi ujian pertama bagi Pecco untuk membuktikan ia masih layak menjadi tumpuan utama Ducati sebelum benar-benar hengkang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






