Trofi F1 British Grand Prix 2025 Materialnya Lego, Bikin Heboh Dunia Balap

AKURAT.CO Trofi untuk British Grand Prix 2025 Formula 1 menarik perhatian global setelah diinformasikan bahwa bahan utama dalam pembuatannya adalah balok lego. Trofi yang unik ini resmi diperkenalkan di Sirkuit Silverstone, Inggris, sebelum perlombaan yang merupakan salah satu kejadian ikonik dalam kalender Formula 1. Inisiatif kreatif ini merupakan hasil kerja sama antara Formula 1 dan LEGO Group, bertujuan untuk menyatukan ranah olahraga dengan kreativitas.
Dibangun dari lebih 10.000 keping lego, dengan detail berbeda tergantung posisinya dan menggunakan balok emas di atasnya.
Trofi untuk juara pertama (P1) dan menggunakan 2.717 keping lego, sementara trofi untuk posisi kedua (P2) dan ketiga (P3) masing-masing terbuat dari 2.298 keping. Seluruh trofi ini dirakit dengan tangan oleh desainer profesional lego.
Baca Juga: Yuk, Isi Liburan Sekolah dengan Petualangan Antariksa Bersama Lego
Pilihan untuk memakai bahan lego bukanlah keputusan yang sembarangan.
Dalam pernyataan resmi dari pihak F1, kolaborasi ini merupakan bagian dari kampanye “Build the Future” yang menekankan pentingnya inovasi, keberlanjutan, dan kreativitas lintas generasi.
Lego dipilih karena dikenal sebagai produk yang kreatif yang bisa dinikmati oleh semua usia serta merupakan bahan yang ramah lingkungan.
Pemenang utama dari balapan F1 British Grand Prix 2025, pembalap yang berhasil meraih posisi teratas di Silverstone, akan menerima trofi LEGO ini sebagai tanda penghargaan atas kemampuan, sekaligus simbol perayaan kreativitas manusia.
Respons masyarakat pun beraneka ragam. Sejumlah penggemar F1 melihat trofi LEGO ini sebagai angin segar di dunia olahraga yang sering kali diidentikkan dengan kemewahan dan tradisi. Namun, ada juga yang menganggapnya sebagai sekadar gimmick dan lebih menghargai trofi klasik dari logam yang dianggap lebih prestisius. Meskipun demikian, mayoritas menyambut baik inovasi ini sebagai tanda modernisasi dalam Formula 1.
Baca Juga: Lagi, Krom Bank Lego Aset Rp2,95 Miliar
LEGO menyatakan bahwa pembuatan trofi ini adalah bagian dari upaya mereka untuk menginspirasi kreativitas di berbagai bidang, termasuk olahraga. Dengan balok lego yang bisa dirakit menjadi apa saja, mereka ingin menunjukkan bahwa tidak ada batasan dalam berkreasi dalam Formula 1.
Selain menjadi penghargaan, trofi LEGO ini juga akan menjadi bagian dari pameran keliling dengan tema “Speed Meets Creativity” yang akan diselenggarakan di berbagai negara. Pameran ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak dan remaja agar memiliki cita-cita besar dan menunjukkan bagaimana dunia balap serta desain bisa berpadu dalam suatu karya seni.
Silverstone terkenal sebagai sirkuit yang bersejarah dan seringkali menjadi tempat bagi eksperimen serta peluncuran inovatif.
Dengan adanya trofi ini, British GP 2025 pasti akan menjadi salah satu seri yang paling berkesan dalam sejarah F1.
Inovasi trofi LEGO ini menjadi lambang bahwa olahraga modern tidak hanya berkaitan dengan kecepatan dan teknologi, tetapi juga menyampaikan pesan tentang kreativitas, kerja sama, dan keberlanjutan. Formula 1 sekali lagi menunjukkan posisinya sebagai platform global yang selalu siap beradaptasi dan menerima ide-ide baru demi masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








