Jorge Martin Tantang Diri Raih Gelar MotoGP 2025 Bersama Aprilia: Saya Akan Kembali Lebih Kuat

AKURAT.CO Pembalap MotoGP, Jorge Martin, mengakui, tantangan terbesar dalam kariernya saat ini adalah memenangkan kejuaraan MotoGP 2025 bersama Aprilia.
Hal ini ia ungkapkan setelah sukses meraih gelar juara dunia musim lalu dengan Ducati.
Perpindahan Martin ke Aprilia mengakhiri hubungannya dengan Ducati Desmosedici, motor yang telah membawanya meraih gelar juara dunia untuk pertama kali.
Namun, ia menegaskan bahwa ambisinya tetap sama—meraih kemenangan dan mencatat sejarah dengan motor yang belum pernah memenangkan gelar MotoGP sebelumnya.
“Pada akhirnya, saya suka tantangan, dan tidak ada tantangan yang lebih besar daripada mencoba menang lagi dengan motor yang belum pernah memenangkan kejuaraan. Jadi, saya senang dengan tantangan ini,” ujar Martin seperti dikutip dari Crash, Jumat (21/3/2025).
Meskipun tidak lagi mengendarai Desmosedici, Martin berkomitmen untuk fokus dan beradaptasi dengan Aprilia Racing.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2025, Menkes Siap Sidak Terminal untuk Cek Kesehatan Sopir
Menurutnya, proses adaptasi dan pembelajaran adalah kunci utama untuk kembali ke jalur kemenangan.
Martin sempat diabaikan oleh Ducati sebagai pembalap pabrikan pada tahun 2022 ketika mereka memilih Enea Bastianini.
Meski Bastianini hanya mampu memenangkan satu balapan di musim 2023, Martin justru berjuang keras hingga berhasil meraih gelar juara dunia.
Di musim 2024, Ducati menggantikan Bastianini dengan Marc Marquez. Martin kemudian memilih meninggalkan Ducati setelah sukses merebut gelar juara dunia.
Martin mengakui, dominasi Marc Marquez dalam dua balapan awal musim ini bersama tim pabrikan Ducati bukanlah hal yang mengejutkan.
Marquez berhasil mengamankan empat kemenangan, termasuk dua balapan utama dan dua sprint.
“Kemenangan Marc bukanlah sesuatu yang tidak diharapkan siapa pun,” ujar Martin.
Upaya Martin untuk mempertahankan gelarnya menjadi semakin sulit karena ia harus absen akibat cedera, yang membuatnya tertinggal jauh dari para pesaingnya.
Setidaknya hingga Grand Prix Qatar pada pertengahan April, ia belum bisa kembali ke lintasan.
“Dibandingkan dengan yang lain, saya tertinggal setidaknya 5.000 km,” jelas Martin, merujuk pada jarak tempuh pengujian yang hilang selama musim dingin.
Namun, Martin menegaskan bahwa situasi ini justru akan membuatnya semakin kuat dan fokus.
“Semua terjadi karena suatu alasan. Ini akan membuat kami kembali lebih kuat dari sebelumnya. Bersama Aprilia, saya akan kembali lebih kuat,” tutupnya penuh optimisme.
Apakah Jorge Martin akan mampu mengulangi kesuksesannya bersama Ducati dengan mengantarkan Aprilia meraih gelar juara dunia? Hanya waktu yang akan menjawab.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2025, Menkes Siap Sidak Terminal untuk Cek Kesehatan Sopir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








