Samai Rekor Ayrton Senna, Max Verstappen Dibayangi Duo Veteran
AKURAT.CO, Pembalap Red Bull, Max Verstappen, memperlapang jalannya untuk mempertahankan gelar juara dunia Formula One (F1). Kemenangan di Grand Prix Kanada 2023 menjadi bukti usaha tersebut disertai dengan sejarah yang ditorehkan oleh pembalap asal Belanda itu.
Berpacu di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada, Minggu (18/6), Max Verstappen menjadi yang tercepat dengan catatan waktu satu jam 33 menit 58,34 detik. Sukses ini membuat Verstappen meraih kemenangan ke-41 yang menyamai rekor legenda F1 asal Brasil, Ayrton Sena.
Verstappen meraih kemenangan ke-41 dengan mengungguli dua pembalap senior yang pernah menjadi juara dunia, Fernando Alonso dan Lewis Hamilton. Alonso berada di posisi kedua dengan berselisih 9,570 detik di belakang Verstappen sementara Hamilton di posisi ketiga dengan jarak 4,59 detik dari Alonso.
Sukses di Kanada membuat Verstappen kini mengumpulkan 195 angka atau berselisih 61 angka dari rekan setimnya, Sergio Perez, di posisi kedua. Adapun Alonso menempati posisi ketiga dengan 117 angka dan Lewis Hamilton di posisi keempat dengan 102 angka.
DRIVER STANDINGS A nice gap at the top for Max ????The battle for second heating up! A solid haul for the Ferraris #CanadianGP #F1 pic.twitter.com/rGm8OohcM8
— Formula 1 (@F1) June 18, 2023
Tentang rekor 41 kemenangan, Max Verstappen meraih prestasi tersebut di usia sembilan tahun lebih muda ketimbang Ayrton Senna. Pertanyaannya kini adalah dengan usia yang masih 25 tahun, mampukah Verstappen memecahkan rekor tertinggi yang saat ini masih dipegang Hamilton dengan 103 kemenangan?
Sebelum sampai ke rekor Hamilton, Verstappen mesti melangkahi Alain Prost (51 kemenangan), Sebastian Vettel (53 kemenangan), dan Michael Schumacher (91) kemenangan. Jika melihat penampilannya sejauh ini, Verstappen agaknya berpeluang untuk menyalip Vettel di musim ini saja.
Masih ada 14 seri tersisa musim ini namun Verstappen mesti bersiap untuk perlawanan dua pembalap gaek, Alonso dan Hamilton, yang sudah membayangi sejak seri pertama. Alonso sudah enam kali naik podium sementara Hamilton tiga kali dengan dua di antaranya adalah posisi kedua.
Fakta itu juga menunjukkan bahwa Max Verstappen punya peluang menjadi dominan di generasinya andai Alonso dan Hamilton sudah tak lagi membalap. Pembalap ini punya masa depan panjang dan berpotensi melewati seluruh rekor yang tersedia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon




