Menentang Piquet dan Ecclestone, Hamilton Melawan "Suara Tua"

AKURAT.CO, Juara dunia Formula One (F1) tujuh kali, Lewis Hamilton, tampaknya semakin tegas melawan apa yang disebutnya dengan “suara tua”. Hal tersebut terindikasi dari pernyataan Hamilton terhadap ujaran bernada rasis legenda balap Brasil, Nelson Piquet, juga dukungan eks bos F1, Bernie Ecclestone, terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Ecclestone memantik kontroversi dengan mengatakan bahwa ia bersedia “menghadapi peluru” untuk Putin sehubungan dengan perang yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina. Hamilton menganggap Ecclestone membawa dunia kembali ke masa lalu.
“Saya tidak percaya saya mendengar (ucapan Ecclestone) itu. Ini mengembalikan kita ke beberapa dekade sebelumnya, dan kita sudah melihat penderitaan berat yang sesungguhnya,” kata Hamilton sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Mengapa? Kita tidak perlu mendukung itu melainkan melihat ke masa depan. Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang positif untuk disumbangkan, maka jangan beri tempat (untuk hal negatif).”
Menurut Hamilton, sikap Ecclestone terhadap krisis di Ukraina telah melewati batas akal sehatnya. Terlebih karena Ecclestone adalah tokoh terkemuka di cabang olahraga mewah” seperti F1.
“Kita tidak membutuhkan itu lagi, mendengar dari seseorang yang percaya dengan perang, dan memaksa orang berpindah dan membunuh orang, dan mendukung orang itu (Putin) melebihi (akal sehat) saya,” kata Hamilton.
Sebelum itu, Hamilton secara pribadi menghadapi ujaran rasial Nelson Piquet dalam sebuah wawancara pada November tahun lalu. Dalam video yang beredar di media sosial sejak Senin lalu itu Piquet tertangkap menggunakan kata “neguinho” yang bernada rasis untuk mengomentari insiden tabrakan Hamilton dan pembalap Red Bull, Max Verstappen, di Grand Prix Inggris 2021.
F1 merespons tindakan tersebut dengan melarang Piquet datang ke perhelatan F1 seumur hidup. Meski Piquet meminta maaf terhadap Hamilton namun menolak bahwa ucapannya tersebut dimaksudkan untuk bersikap rasis, F1 sepertinya tidak bakal mencabut sanksi terhadap juara dunia tiga kali itu.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Piquet tidak hanya sekali mengeluarkan pernyataan rasis berdasarkan salinan penuh wawancara tersebut yang dimiliki oleh situs Brasil, Grande Premio.
Bukan hanya itu, Piquet juga diketahui mengeluarkan ucapan bernada homophobia terhadap esk rivalnya, Keke Rosberg, dan putra Rosberg yang pernah bertanding setim dengan Hamilton, Nico Rosberg.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




