Reli Dakar Kembali Makan Korban Jiwa

AKURAT.CO, Penyelenggara Reli Dakar, menyatakan pembalap sepeda motor asal Prancis, Pierre Cherpin, meninggal dunia lima hari setelah mengalami kecelakaan pada etape ketujuh Reli Dakar 2021, yang berlangsung dari Ha’il-Sakaka, Minggu (10/1).
“Selama pemindahan dengan pesawat medis dari Jeddah ke Prancis, Pierre Cherpin meninggal karena cedera akibat jatuh pada etape ketujuh dari Ha'il ke Sakaka,” kata pihak penyelenggara dalam sebuah pernyataan dikutip Motorsport.
“Pembalap itu jatuh di km 178, sekitar jam 1:00 siang. Dokter menemukannya tidak sadarkan diri ketika mereka sampai ke sana dengan helikopter. Laporan medis mengungkapkan, dia mengalami trauma kepala yang parah dengan kehilangan kesadaran.”
Pembalap amatir berusia 52 tahun tersebut sebelumnya telah menjalani bedah saraf dan berada dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis setelah kecelakaan parah di Arab Saudi.
Setelah operasi ia diterbangkan dari Sakaka ke rumah sakit di Jeddah, yang kemudian ia diterbangkan kembali ke kota Lille di Prancis. Cherpin sendiri berada di urutan ke-77 secara keseluruhan pada malam kecelakaan.
Pembalap Argentina, Kevin Benavides yang mengendarai Honda, memenangkan kategori sepeda motor setelah etape ke-12 dan terakhir, yang berakhir di Jeddah.
Reli Dakar pertamakali dimulai pada tahun 1978 sebagai perlombaan dari Paris ke ibu kota Senegal, Dakar, tetapi dipindahkan dari Afrika karena alasan keamanan pada tahun 2009. Sekarang diadakan sepenuhnya di Arab Saudi setelah sempat berlangsung di Amerika Selatan.
Cherpin adalah korban meninggal dunia pertama tahun ini dalam sebuah peristiwa yang telah merenggut banyak nyawa selama 43 tahun terakhir. Penyelenggara mengatakan Cherpin ditemukan tidak sadarkan diri setelah dihubungi oleh helikopter medis.
Dua pengendara sepeda motor, tewas setelah terjatuh dalam reli tahun lalu. Mereka adalah pembalap Portugal, Paulo Goncalves dan pembalap Belanda, Edwin Straver beberapa hari kemudian akibat cedera yang dialaminya saat kompetisi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




