Hattrick di Prancis Terbuka, Ratu Bulutangkis An Se-young Catatkan 50 Kemenangan Beruntun

AKURAT.CO, Dominasi ratu bulutangkis dunia asal Korea Selatan, An Se-young, makin tak terbendung. Pebulutangkis tunggal putri nomor satu dunia itu sukses mempertahankan tahtanya usai menyabet gelar juara pada ajang BWF World Tour Super 750 Prancis Terbuka 2026.
Berlaga di partai puncak Prancis Terbuka yang berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis, Minggu (25/10/2026), An Se-young mengukir sejarah hattrick (tiga kali beruntun) gelar usai menumbangkan wakil India, Pusarla V. Sindhu, lewat pertarungan comeback tiga gim dehgan skor 16-21, 21-11, dan 21-12.
Kemenangan ini tak sekadar menobatkan An Se-young sebagai juara Prancis Terbuka tiga edisi berturut-turut (2024, 2025, dan 2026), namun juga gelar keempatnya secara keseluruhan di Paris dan menggenapkan rekor fantastis 50 kemenangan beruntun sejak terakhir kali menelan kekalahan di final All England, Maret lalu.
Memasuki lapangan dengan rekor pertemuan sempurna 10-0 atas Sindhu, An Se-young sempat mendapat perlawanan sengit di awal laga.
Baca Juga: Cetak Sejarah di Denmark Terbuka, An Se-young Lewati Rekor Susi Susanti
Memanfaatkan jangkauan postur tubuhnya yang tinggi (179 sentimeter), Sindhu tampil menekan dan berhasil mencuri gim pertama. Beberapa kesalahan sendiri dari Se-young juga turut menguntungkan wakil India tersebut.
Usai mendominasi gim kedua, An kembali diuji pada gim penentu ketika tertinggal 5-8. Namun, ketenangan sang ratu menjadi pembeda.
An meraih empat angka beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 9-8 sebelum akhirnya mengambil alih kendali permainan hingga memungkas gim ketiga dengan kemenangan meyakinkan 21-12.
Usai pertandingan, An membeberkan bahwa kunci kebangkitannya terletak pada kesabarannya menampilkan pertahanan kokoh serta tidak terburu-buru meladeni reli-reli panjang.
"Saya lebih berfokus pada pertahanan saya. Saya mencoba untuk tidak terburu-buru," tutur An seusai mengamankan gelar ke-48 sepanjang kariernya dikutip laman resmi BWF.
Perubahan taktik tersebut terbukti krusial dalam menguras stamina Sindhu yang tak mampu membendung variasi defense dan pukulan half-smash tajam milik An di paruh akhir pertandingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian








