Demi Asian Games, PBSI Bongkar Skuad Indonesia di China Masters: Merah Putih Tanpa Alwi dan Fajar/Fikri

AKURAT.CO, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membuat keputusan strategis terkait partisipasi wakil Merah Putih pada ajang BWF World Tour Super 750 China Masters 2026.
Sejumlah pebulutangkis andalan ditarik keikutsertaannya demi fokus persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa langkah penarikan ini diambil lantaran jadwal pelaksanaan China Masters 2026 tergolong sangat mepet dengan gelaran Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
"Penarikan beberapa pemain dari China Masters ini karena jaraknya cukup berdekatan dengan Asian Games," kata Eng Hian melalui.keterangan resminya, Senin (31/8/2026).
"Mereka masuk dalam long list Asian Games, sehingga kami perlu mengatur program masing-masing agar persiapannya bisa lebih optimal, termasuk waktu untuk recovery, latihan, dan evaluasi."
Kendati melakukan penyaringan ketat, PBSI tidak membatalkan seluruh wakilnya. Indonesia masih menyisakan empat perwakilan yang tetap berangkat bertanding di Shenzhen, China.
Empat wakil tersebut meliputi atlet tunggal putra Jonatan Christie serta tiga pasangan ganda putra. Di nomor ganda yakni Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan pasangan muda Ali Faathir Rayhan/Devi Artha Wahyudi.
Eng Hian menegaskan bahwa pemilahan atlet yang tetap tampil dan yang ditarik didasarkan pada analisis kebutuhan fisik serta peringkat masing-masing pebulutangkis.
"Tapi ada juga beberapa pemain yang tetap diturunkan di China Masters. Pertimbangannya karena mereka memiliki kebutuhan untuk menjaga atau menambah poin ranking BWF mereka, sekaligus menjaga match feel dan ritme pertandingan sebelum Asian Games," jelas Eng Hian.
Lebih lanjut, pelatih yang akrab disapa Didi ini menyebutkan bahwa fleksibilitas program sangat diperlukan mengingat tolok ukur kebutuhan setiap pemain berbeda satu sama lain.
"Jadi, programnya memang tidak bisa disamaratakan. Kami melihat kebutuhan dan kondisi masing-masing pemain," tegasnya.
Mantan pelatih ganda putri ini juga menggarisbawahi bahwa daftar pemain yang dikirim maupun ditarik dari China Masters 2026 belum menjadi jaminan mutlak untuk masuk dalam skuad inti Indonesia di Asian Games 2026 kelak.
"Dan yang perlu digarisbawahi, pemain yang bertanding dan ditarik dari China Masters bukan berarti sudah pasti masuk tim Asian Games. Mereka masih dalam long list dan tetap akan kami evaluasi berdasarkan performa, kondisi fisik dan teknis, serta kebutuhan tim," kata Eng Hian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








