Thailand Masters: Akhiri Puasa Gelar Sejak 2024, Leo/Bagas Sabet Takhta Juara Ganda Putra

AKURAT.CO,Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, akhirnya berhasil memutus rantai paceklik gelar juara dengan berdiri di podium tertinggi Thailand Masters 2026.
Dalam laga puncak all Indonesian final Thailand Masters di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Minggu (1/2), Leo/Bagas mampu menyudahi perlawanan kompatriot sekaligus junior mereka, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dengan skor meyakinkan, 21-10 dan 21-17.
Leo/Bagas yang datang sebagai unggulan pertama Thailand Masters mampu tampil mendominasi sejak awal laga. Keberhasilan ini menjadi pelepas dahaga bagi Leo/Bagas yang sudah cukup lama tidak mencicipi podium tertinggi sejak kemenangan terakhir mereka di Korea Terbuka 2024.
Baca Juga: Thailand Masters: Raymond/Joaquin ke Final, Ganda Putra Pastikan Gelar untuk Indonesia
Saking emosionalnya, Leo sempat tertangkap kamera melakukan selebrasi membanting raket sesaat setelah poin kemenangan diraih. Ia juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas luapan emosinya di lapangan.
"Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters Super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024," kata Leo.
"Saya mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket. Itu karena sudah lama tidak juara, jadi saya spontan banting raket."
Menghadapi Raymond/Joaquin yang secara usia lebih muda, Leo/Bagas mengaku tidak ingin terpancing pola permainan cepat yang menjadi senjata juniornya tersebut. Kematangan strategi menjadi kunci kemenangan mereka.
Baca Juga: Thailand Masters: Sikat Wakil Hong Kong, Leo/Bagas Melaju ke 16 Besar
"Yang kami persiapkan sebelum melawan Raymond/Joaquin, pokoknya jangan lengah dan jangan mau mengadu dengan kecepatan mereka. Karena mereka lebih muda, tidak bisa dipungkiri mereka pasti lebih cepat," jelas Leo.
Senada dengan Leo, Bagas menjelaskan bahwa motivasi terbesar mereka dalam turnamen ini datang dari dorongan keluarga dan tekad kuat untuk kembali ke jajaran elite ganda putra dunia. Baginya, gelar di Bangkok adalah sinyal kebangkitan yang nyata.
"Motivasi untuk pertandingan ini banyak dari orang tua, diri sendiri, dan partner. Kami sudah lama vakum podium dan kami mau bangkit lagi. Ternyata ini rasanya kebangkitan," ucap Bagas.
Meski merayakan keberhasilan, Bagas mengingatkan agar mereka tidak cepat puas karena tantangan di turnamen-turnamen berikutnya akan jauh lebih berat.
Dengan hasil ini, Indonesia sejauh ini sukses memborong dua gelar juara dari ajang Thailand Masters 2026 melalui sektor ganda putra dan ganda putri, sekaligus mempertegas dominasi skuad Merah Putih di Nimibutr Stadium tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








