Apresiasi Perjuangan Hendra/Ahsan, PBSI Gelar Acara Tribute To Deddies di Indonesia Masters 2025
Leo Farhan | 20 Januari 2025, 17:44 WIB

AKURAT.CO Gelaran Indonesia Masters 2025 akan mulai bergulir pada 21-26 Januari di Istora Senayan, Jakarta. Turnamen Super 500 ini akan semakin spesial lantaran akan dilangsungkan acara perpisahan untuk pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.
Acara bertajuk Tribute to Deddies itu rencananya akan bergulir pada hari Minggu (26/1/2025), pukul 09.30 WIB, beberapa jam sebelum berlangsungnya jadwal partai final Indonesia Masters 2025.
Ketua Panitia Pelaksana, Armand Darmadji, mengatakan telah menyiapkan acara khusus untuk melepas Hendra dan Ahsan gantung raket sebagai atlet nasional.
"Kami ingin memberikan yang terbaik, karena kami tahu pasangan ini selalu memberikan yang terbaik untuk Indonesia maka kami ingin memberikan satu acara khusus dengan nama Tribute to Deddies," kata Armand dalam jumpa pers di Istora, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2025).
"Acara ini akan diisi dengan berbagai macam kegiatan, termasuk pertandingan eksibisi. Jadi kami mengundang badminton lovers yang ingin langsung menyaksikan pertandingan terakhir dari The Daddies."
Selama berkarier, sudah banyak prestasi yang disumbangkan oleh pasangan ini. Khusus untuk Hendra, dia bahkan mampu menyumbangkan medali emas olimpiade saat berpasangan dengan Markis Kido saat tampil di Beijing 2008.
Bersama Ahsan, Hendra mampu merebut tiga gelar juara dunia (2013, 2015, 2019), dan dua emas Asian Games (2010, 2014). Pebulu tangkis berusia 40 tahun itu juga mampu menyumbangkan Piala Thomas untuk Indonesia pada tahun 2020.
Pada turnamen terakhirnya di Indonesia, Hendra tidak memasang target muluk. Dia hanya akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya sebelum gantung raket.
"Turnamen internasional pertama di Indonesia, jadi bisa menutup pertandingan terakhir di Indonesia juga ini suatu kebanggaan buat saya," terang Hendra.
Keputusan Hendra memilih pensiun sebenarnya sudah terlintas sejak bulan Oktober tahun lalu. Apalagi mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi, yang sudah menginjak usia 40 tahun.
"Hasil saya tahun lalu juga enggak bagus, cuma satu kali final. Ya jadi saya putuskan berhenti, lagi pula saya sudah umur 40 tahun, realistis saja sih," kata Hendra.
Pada babak pertama, Hendra/Ahsan dijadwalkan menghadapi ganda putra Chinese Taipei, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-yi, di mana pada pertemuan perdana The Daddies takluk 15-21, 16-21 saat berhadapan di babak 16 besar Thailand Terbuka 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 5Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 8Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








