Swiss Terbuka: Tembus Final Kalahkan Apriyani/Fadia, Lanny/Ribka Ingin Bisa Lebih Konsisten

AKURAT.CO, Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto, sukses mengamankan tiket final Swiss Terbuka 2024.
Tiket partai puncak Swiss Terbuka berhasil diamankan Lanny/Ribka usai menyingkirkan kompatriotnya yang juga unggulan pertama, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Tampil di ajang BWF World Tour Super 300 Swiss Terbuka, Lanny/Ribka ingin coba meningkatkan fokus mereka di lapangan. Selain itu mereka juga ingin agar bisa tampil lebih konsisten.
Baca Juga: Swiss Terbuka: Bagas/Fikri Tembus Semifinal, Aryono Tegaskan Peluang ke Olimpiade Masih Terbuka
"Kami ingin lebih konsisten dalam pola permainan dan bisa tetap tenang dalam situasi apapun," jelas Ribka melalui keterangan resmi yang diterima Akurat.co.
Bertanding di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Sabtu (23/3) malam WIB, Lanny/Ribka menang lewat laga sengit tiga set dengan skor 13-21, 21-10, dan 23-21 atas Apriyani/Fadia.
Lanny/Ribka menyebut kemenangan yang didapatkan dari pasangan unggulan pertama itu lantaran karena bisa menerapkan pola permainan yang diinginkan.
"Alhamdulillah bisa menerapkan pola permainan yang saya dan Lanny sudah diskusikan dari awal," jelas Ribka.
Baca Juga: BATC 2024: Bermain tanpa Ekspektasi, Lanny/Ribka Sukses Bikin Duet Malaysia Mati Kutu
"Mungkin karena sudah tahu satu sama lain, jadi kami tidak terburu-buru menyerang dan lebih mengantisipasi bola-bola drive mereka."
Lanny/Ribka selanjutnya akan menantang wakil Chinese Taipei, Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching, yang lolos usai menyingkirkan Setyana Mapasa/Angela Yu 21-12 dab 21-13.
Tidak merasa terbebani lantaran berhasil menyingkirkan unggulan pertama, Lanny/Ribka hanya ingin mencoba tampil lepas dan nothing to lose.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








