Dokter: Lutut Christian Adinata Tak Boleh Ditekuk 3 Minggu

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putra muda Indonesia, Christian Adinata, tampaknya harus bersabar untuk bisa kembali beraksi di lapangan. Pasalnya, hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa atlet berusia 21 tahun tersebut mengalami cedera lutut yang cukup berat.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Medis PBSI, Dr Nicolaas C Budhiparama, menyusul cedera yang melanda Christian pekan lalu di Malaysia Masters 2023. Menurut Dr Nicolaas, Christian butuh waktu minimal tiga pekan untuk bisa pulih.
“Saat ini Christian memang perlu tindakan untuk proses penyembuhan cedera lutut. Dari hasil MRI, cedera lututnya memang cukup parah. Ligamen tempurung robek. Selain itu juga ada memar tulang bagian lutut dan cartilage defect pada tulang lutut,” kata Dr Nicolaas di Jakarta, Senin (29/5), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
“Siang ini, darah beku di bagian lutut dievakuasi dulu. Lalu, sebagai bagian penyembuhan, dalam tiga minggu ke depan, lutut Christian tidak boleh ditekuk dahulu.”
Cedera ini bisa dibilang sebagai set back bagi Christian Adinata yang sedang mengalami penanjakan performa. Sejak menjadi juara SEA Games Kamboja 2023 dengan mengalahkan rekan senegaranya, Chico Aura Dwi Wardoyo, di final, 16 Mei lalu, Christian bertahan di tren positif.
Pulang ke Indonesia beberapa hari setelah SEA Games, Christian langsung berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, pekan lalu. Bermain dari babak kualifikasi, Christian Adinata sebenarnya berpeluang menjadi juara dengan menjejakkan kaki di semifinal Malaysia Masters.
Sayangnya, Christian harus mundur di tengah laga melawan wakil India, Prannoy HS, dalam posisi tertinggal 17-19. Sempat rebah di lapangan, Christian harus didorong dengan kursi roda ke luar lapangan.
SEA Games Kamboja bisa dibilang sebagai pijakan awal bagi Christian untuk bisa menjadi pebulutangkis elite dunia. Gelar tersebut adalah medali emas pertama atlet binaan Tangkas Intiland, Jakarta, tersebut di ajang multicabang.
Saat ini, Christian Adinata berada di posisi ranking 56 dunia dan belum pernah meraih satu gelar pun di level BWF Super World Tour. Gelar internasional pertamanya terjadi di Italian International 2022 dengan mengalahkan pebulutangkis asal Denmark, Magnus Johannesen.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




