Kesuksesan di Thailand Masters Jangan Jadi Prestasi Musiman, Fondasi Menuju Olimpiade 2028

AKURAT.CO, Dominasi skuad bulutangkis Indonesia di ajang Thailand Masters 2026 menjadi bukti nyata keberhasilan program regenerasi yang dicanangkan PP PBSI.
Keberhasilan membawa pulang empat gelar juara dengan komposisi pemain muda di Thailand Masters menunjukkan bahwa "darah baru" penghuni Pelatnas Cipayung siap berbicara banyak di level internasional.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa pencapaian luar biasa pada awal tahun ini merupakan buah dari kerja keras sepanjang 2025.
Baca Juga: Skuad Cipayung Borong 4 Gelar Thailand Masters, Eng Hian Minta Konsistensi di Level Elite
Saat itu, PBSI sengaja memfokuskan program Pelatnas Cipayung pada penguatan barisan atlet muda untuk regenerasi.
"Harapannya, prestasi yang diraih oleh atlet-atlet muda Indonesia dapat terus meningkat secara berkelanjutan," kata Eng Hian dalam keterangan resminya, Senin (2/2).
Eng Hian menjelaskan bahwa sesuai arahan Ketua Umum PBSI, tahun 2026 telah ditetapkan sebagai "Tahun Prestasi".
Capaian sebagai juara umum di Bangkok dengan raihan gelar Super 300 perdana bagi sejumlah atlet muda menjadi indikator positif arah pembinaan sudah berada di jalur yang benar.
Namun, target besar sebenarnya adalah turnamen dengan kasta lebih tinggi.
"Kami menginginkan hasil dari program yang telah dijalankan pada tahun 2025 dapat dilanjutkan dengan peningkatan pencapaian prestasi, khususnya pada turnamen level Super 500 ke atas," kata Eng Hian.
Baca Juga: Thailand Masters: Ubed Lengkapi Dominasi Indonesia, Skuad Cipayung Borong 4 Gelar
"Ini bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027."
Salah satu sorotan utama jatuh pada tunggal putra masa depan, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed.
Kemenangan heroiknya atas wakil tuan rumah di partai final dianggap Eng Hian bukan sekadar soal trofi, melainkan kematangan mental pada momen krusial.
"Poin positif dari Ubed adalah kemampuannya melewati momentum-momentum krusial. Sikap tidak mau menyerah yang ditunjukkan menjadi modal penting," tegas pelatih yang akrab disapa Didi ini.
"Ke depan, Ubed harus mampu menjaga konsistensi performa agar bisa masuk ke peringkat Top 15 dunia pada tahun 2026."
Masuknya Ubed ke jajaran elite dunia menjadi target jangka pendek agar ia memiliki posisi yang menguntungkan saat kualifikasi Olimpiade 2028 dimulai tahun depan.
PBSI memastikan tidak akan terlena dengan euforia juara umum di Thailand. Eng Hian berkomitmen untuk terus memantau dan meningkatkan program agar prestasi para pemain muda ini tidak bersifat musiman.
"Capaian ini menjadi indikator positif dari arah pembinaan dan regenerasi yang dijalankan PBSI," katanya
"Evaluasi dan peningkatan program akan terus dilakukan agar prestasi yang diraih tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








