Korea Masters: Tersingkir di Semifinal, Ni Kadek Dhinda Bungkus Banyak Pelajaran Berharga di Iksan
Leo Farhan | 8 November 2025, 16:23 WIB

AKURAT.CO, Langkah pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, harus terhenti di babak semifinal Korea Masters 2025 usai takluk dari unggulan pertama asal Chinese Taipei, Chiu Pin-Chian.
Bertanding di Wonkwang University Cultural and Sport Center, Iksan, Korea Selatan, Sabtu (8/11), Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus menyerah usai melewati laga sengit tiga gim di semifinal Korea Masters dengan skor 21-19, 19-21, dan 8-21 selama 70 menit.
Dhinda sebenarnya tampil menjanjikan di gim pertama laga Korea Masters kali ini. Bermain sabar dan fokus menunggu kesalahan lawan, ia mampu menahan agresifitas Chiu untuk menutup gim pembuka dengan kemenangan tipis.
Namun, situasi berbalik di dua gim berikutnya. Chiu mulai menemukan ritme permainan dan memanfaatkan penurunan fisik Dhinda untuk mengamankan tiket final.
"Tadi di gim pertama saya main all out aja dan asal masuk dulu. Lawan juga banyak mati sendiri karena buru-buru mau matiin bola. Di situ saya coba tahanin aja dan akhirnya bisa menang 21-19," kata Dhinda usai laga.
Menurut Dhinda, gim kedua berjalan ketat, namun lawan berhasil membaca celah di area belakang lapangannya.
"Poinnya kejar-kejaran dan mepet terus. Di poin-poin akhir, lawan kasih bola di belakang kiri saya dan lob-nya dalam-dalam banget, jadi banyak pengembalian saya yang melebar," katanya.
Memasuki gim ketiga, Dhinda mengaku kondisi fisiknya sudah terkuras setelah beberapa hari sebelumnya selalu bermain rubber game.
"Ada kendala di kaki yang kena kapalan dan memang sudah capek juga, napas sudah tidak beraturan. Dari kemarin mainnya rubber terus, jadi kondisi belum bisa pulih sepenuhnya," ucapnya.
Meski gagal melaju ke final, Dhinda tetap bersyukur bisa mencapai semifinal dalam debutnya di level BWF World Tour Super 300. Ia menilai hasil ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bahan evaluasi menuju turnamen berikutnya.
"Senang bisa dikasih kesempatan buat melangkah ke semifinal. Musuhnya kuat-kuat dan enggak gampang mati, jadi saya mau kuatin lagi dari fisik, variasi pukulan, dan power. Kalau cuma mengandalkan fisik aja akan susah di level ini," tuturnya.
Dhinda dijadwalkan akan tampil di Kumamoto Masters 2025 (Super 500) pekan depan dan berjanji tampil lebih siap.
"Saya bakal main all out karena ini pertama kalinya saya main di Super 500. Semoga saya bisa menjadi lebih kuat lagi ke depannya," kata Dhinda menuntaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








