Akurat Logo

Malaysia Terbuka: Sudah 24 Tahun Sektor Tunggal Indonesia Puasa Gelar di Kuala Lumpur

Leo Farhan | 3 Januari 2025, 20:15 WIB
Malaysia Terbuka: Sudah 24 Tahun Sektor Tunggal Indonesia Puasa Gelar di Kuala Lumpur
 
 
AKURAT.CO, Ajang BWF World Tour 2025 akan dibuka dengan Turnamen Super 1000 Malaysia Terbuka yang bergulir di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 7-12 Januari mendatang.
 
Pada salah satu gelaran bulutangkis paling bergengsi ini, sektor tunggal Indonesia, baik putra dan putri menjadi sektor paling lama yang belum mampu meraih gelar. Setidaknya sudah 20 tahun lebih.
 
Sektor tunggal putri Indonesia sudah puasa gelar di Malaysia Terbuka sejak 28 tahun atau ketika terakhir kali diraih Susi Susanti pada 1997.
 
 
Sementara di sektor tunggal putra, gelar terakhir Indonesia di Malaysia Terbuka disumbangkan oleh Taufik Hidayat pada tahun 2000 atau tepatnya 24 tahun silam.
 
Di edisi kali ini, Indonesia punya masing-masing dua wakil pada sektor tunggal putra dan putri. Mereka adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, dan Putri Kusuma Wardani.
 
Peluang untuk mengakhiri paceklik gelar di Malaysia Terbuka cukup besar. Pasalnya Indonesia punya pemain andalan untuk kedua sektor tersebut.
 
 
Jonatan Christie datang sebagai unggulan ketiga, sementara Gregoria Mariska Tunjung datang sebagai unggulan keempat sekaligus pemilik medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
 
Selain keempat nama di atas, ada lima wakil lainnya yang juga bakal berjuang mengamankan turnamen pembuka BWF World Tour 2025 kali ini.
 
Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani, Lanny Tria Mayasari/ Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja
 
Gelar terbaru dari lima sektor di Malaysia Terbuka diamankan dari sektor ganda putra lewat pasangan Fajar/Rian yang mengamankan medali pada edisi 2023.
 
Setahun sebelumnya, sektor ganda putri  yang mampu naik podium tertinggi gelaran Super 1000 itu lewat pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang baru dipasangkan menyusul pensiunnya Greysia Polii.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H