Singapura Terbuka: Kepada Media Lokal, Anthony Ginting Tegaskan Kejar Emas Olimpiade Paris

AKURAT.CO, Singapura Terbuka tak pelak merupakan salah satu turnamen “antara” sebelum tampil di Olimpiade Paris 2024 bagi Anthony Sinisuka Ginting. Kepada media Singapura, Anthony Ginting menegaskan impiannya untuk meraih emas olimpiade.
“Targetnya emas,” kata Anthony Ginting di Singapura, Senin (27/5), sebagaimana dipetik dari Channel News Asia. “Sesuatu yang lebih besar dari olimpiade sebelumnya.”
Di Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting baru bisa meraih medali perunggu. Tahun ini ia punya kesempatan untuk menjaga tradisi emas sekaligus menghapus penantian 24 tahun emas bulutangkis dari nomor tunggal putra untuk Indonesia.
Baca Juga: Singapura Terbuka: Juara Bertahan, Fokus Anthony Ginting Bukan Lagi Pertahankan Gelar
Terakhir kali Indonesia meraih emas di nomor tunggal putra bulutangkis olimpiade pada edisi Athena 2004. Ketika itu adalah Taufik Hidayat yang mencapai prestasi tersebut.
Ginting, 27 tahun, menjadi perhatian khusus bagi publik Singapura karena ia adalah juara bertahan Singapura Terbuka. Tahun lalu ia menjadi juara dengan mengalahkan wakil Denmark, Anders Antonsen, di final.
Sejalan dengan posisinya sebagai salah satu kontestan di Olimpiade Paris yang akan digelar Juli-Agustus mendatang, Ginting juga mendapat pertanyaan soal pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.
Atlet kelahiran Cimahi, Jawa Barat, 20 Oktober 1996, itu menyadari bahwa emas olimpiade bukan sekadar pencapaian pribadi. Runner-up All England 2024 itu mengatakan bahwa emas Olimpiade Paris adalah harapan masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Piala Thomas: Anthony Ginting Takluk di Tangan Shi Yu Qi, Indonesia Sementara Tertinggal 0-1
“Anda ingin menang, tetapi ini lebih dari kemenangan pribadi, ini untuk negara,” kata Ginting.
“Selain para atlet atau presiden, siapa lagi yang bisa mengibarkan bendera Indonesia di luar negeri dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia?”
Anthony Ginting akan memulai Singapura Terbuka dengan menghadapi jagoan Malaysia, Lee Zii Jia, pada Rabu (29/5). Zii Jia sendiri sedang dalam tren positif selepas menjuarai Thailand Terbuka dan menjadi runner-up Malaysia Masters.
Singapura Terbuka adalah turnamen kedelapan yang diikuti Ginting tahun ini. Dari delapan turnamen tersebut Ginting memang belum meraih gelar dengan capaian terbaik runner-up All England pada Maret silam.
Ginting saat ini menempati ranking tujuh dunia dengan ranking terbaik di posisi kedua pada 24 Januari 2023. Rekor pertemuan dengan Lee Zii Jia cukup dominan bagi Ginting di mana wakil Indonesia unggul 5-1.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







