Thailand Terbuka: Ana/Tiwi Ditumbangkan Duet Tuan Rumah di Final, Indonesia tanpa Trofi

AKURAT.CO, Indonesia dipastikan tanpa gelar di Thailand Terbuka 2024. Pasalnya, wakil terakhir Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi atau Ana/Tiwi, kalah atas duet tuan rumah, Rawinda Prajongjai/Jongkolphan Kitithirakul di parta final.
Bertanding di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (19/5), Ana/Tiwi menyerah dengan skor akhir 14-21 dan 13-21. Laga puncak nomor ganda putri Thailand Terbuka ini menghabiskan total waktu selama 43 menit.
Ana/Tiwi sejatinya masih bisa mengimbangi Prajongjai/Kititharakul di awal-awal laga Thailand Terbuka hari ini. Namun, situasi berubah ketika wakil tuan rumah memperlebar keunggulan pada posisi 10-7.
Baca Juga: Thailand Terbuka: Ana/Tiwi Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Final
Sejak saat itu, Prajongjai/Kititharakul mengambil momentum dan menempatkan Ana/Tiwi di bawah tekanan. Mereka melesat pada kedudukan 13-8 dan 16-10 sebelum akhirnya merebut set pertama dengan skor 21-14 dalam durasi 21 menit.
Situasi serupa kembali terjadi di set kedua di mana Ana/Tiwi sempat unggul 5-2 dan 7-6. Namun, sejumlah kesalahan membuat duet ganda putri ranking 17 dunia itu kembali tertinggal sampai interval pada skor 7-11.
Lepas interval Febriana/Amallia sempat mendapatkan momentum dengan empat angka beruntun untuk menyamakan kedudukan pada skor 11-11. Lagi, selepas itu kesalahan demi kesalahan terjadi dan membuat Ana/Tiwi tertinggal 11-13 dan 12-19.
Baca Juga: Thailand Terbuka: Lolos ke Semifinal, Ana/Tiwi Tantang Unggulan Kedua asal Jepang
Pada posisi 20-12, Prajongjai melakukan kesalahan dengan servis yang terlalu panjang. Kesempatan bagi pasukan Merah Putih namun Tiwi justru melepaskan servis yang tak sampai sekaligus membuat suporter tuan rumah bergelora.
“Lawan harus diakui bermain lebih baik. Dari sisi pengalaman mereka juga lebih banyak. Mereka tampil lebih baik dari segi apapun. Apalagi tampil sebagai tuan rumah,” kata Amallia usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
Bagi Prajongjai/Kitithirakul, kemanangan atas Ana/Tiwi merupakan gelar pertama bagi mereka sejak Orleans Masters 2021. Juga gelar kedua di tanah sendiri setelah Thailand Masters 2018.
Juga gelar kedua bagi tuan rumah di Thailand Terbuka tahun ini setelah Suphanida Katethong yang menjadi juara di nomor tunggal putri.
Thailand juga berpeluang meraih gelar di nomor ganda campuran di mana wakil mereka, Dechapol Puavaranakroh/Sapsiree Taerattanachai, sedang bertarung di final ganda campuran melawan wakil China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, ketika artikel ini diturunkan.
Adapun bagi Febriana/Amallia, kekalahan kali ini menggagalkan impian mereka untuk mendapatkan gelar pertama di level BWF World Tour. Thailand Terbuka juga merupakan final World Tour Super 500 bagi Febriana/Amallia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








