Akurat Logo

Dianggap Ogah Minggir Waktu Berfoto dengan Juara All England, Menpora Dikecam Netizen

Badri | 19 Maret 2024, 16:47 WIB
Dianggap Ogah Minggir Waktu Berfoto dengan Juara All England, Menpora Dikecam Netizen

AKURAT.CO, Politisi tampaknya memang harus berhati-hati ketika tampil di publik bersama atlet. Kalau tidak, mereka bisa dihujat oleh warganet atau netizen sebagaimana yang terjadi terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.

Kehebohan muncul di dunia maya setelah beredar foto Menpora bersama atlet-atlet juara All England 2024 di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banteng, Senin (18/3).

Tak lain karena Menpora Dito berfoto dengan posisi di tengah-tengah di mana atlet berada di sebelahnya. Di sebelah kirinya adalah Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto sementara di sisi kanannya adalah Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Baca Juga: Jokowi Ucapkan Selamat ke Jonatan Christie dan Fajar/Rian Juarai All England 2024

Kecerewetan netizen dipicu dari sebuah video di televisi yang menunjukkan bahwa Menpora beserta pejabat seperti Sekretaris Jendral PBSI, M Fadil Imran, justru berada di tengah pada sesi foto di hadapan media.

Sejumlah fotografer sempat meminta para pejabat tersebut bergeser ke pinggir untuk memberikan para pebulutangkis di posisi tengah. Namun demikian, Dito Ariotedjo tetap di posisi paling tengah.

Kecaman yang datang ke akun Instagram resmi Dito Ariotedjo ternyata direspons oleh yang bersangkutan. Menteri yang datang dari Partai Golkar ini mengatakan bahwa ia memang sengaja diminta untuk tetap di tengah bersama atlet.

Baca Juga: Indonesia Juara Umum di All England, PBSI: Ini Hasil Kerja Keras Atlet, Pelatih, dan Ofisial

“Ohhh kmrn itu memang diarahkan atlet ditengah bersama saya.. makanya saya mengikuti arahan pemandu foto …karena sebelumnya ada jarak antara atlet dan saya …” tulis Dito.

Sebagian netizen menyayangkan sikap Dito dengan mengatakan bahwa sikap yang ditunjukkan Menpora tersebut tak mencerminkan statusnya sebagai generasi muda. Dito dianggap masih bersikap layaknya orang-orang dari generasi tua yang memanfaatkan atlet untuk citra pribadi.

“Saya harap anda bukan BRANDINGNYA saja yg seperti anak muda tapi kelakukan masih sama seperti menteri2 lainnya yg kebanyakan dari generasi BABY BOOMER,” tulis akun @deoarifinp.

Indonesia sendiri mencapai prestasi sukses dengan membawa dua gelar dari All England. Mereka yang menjadi juara adalah Jonatan Christie yang mengalahkan rekan senegaranya, Anthony Ginting, di final dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H