Akurat Logo

Pramudya Putuskan Gantung Raket: Terima Kasih Yere Buat Semua Memori yang Diberikan

Sulthony Hasanuddin | 19 Desember 2023, 11:01 WIB
Pramudya Putuskan Gantung Raket: Terima Kasih Yere Buat Semua Memori yang Diberikan

AKURAT.CO Pebulu tangkis Indonesia, Pramudya Kusumawardana atau rekat duet dari Yeremia Erich Yoche Rambimbtan (Yere) memutuskan gantung raket di usia 23 tahun pada Senin (18/12/2023) kemarin.

Kabar yang sebelumnya masih simpang-siur itu akhirnya dipastikan Pramudya lewat unggahan di kanal Youtube Badminton Indonesia. Rekan duet Yere itu mengatakan keputusannya mundur dari Pelatnas PBSI sudah melalui proses panjang.

Baca Juga: Kembali Terulang, Smash Petir Megawati Hantam Pemain Timnas Korea Selatan hingga Langsung Minta Ganti

Kepada Yere, Pramudya meminta maaf karena merasa telah merugikan rekan duetnya itu. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepadanya atas semua kenangan yang dimiliki.

"Untuk Yeremia sukses terus untuk karier ke depannya. Maaf jika keputusan ini merugikan buat Yeremia dan dinilai kurang baik," ujar Pramudya, dikutip Selasa (19/12/2023).

"Saya ucapkan terima kasih untuk semua memori saat juara bareng dalam kondisi sulit. Maaf jika selama berpasangan ada salah," ungkapnya.

Dalam unggahan di Youtube Badminton Indonesia, Pramudya juga mengungkapkan tiga poin yang menjadi alasannya meninggalkan Pelatnas PBSI.

Tiga poin itu yakni mental health, pendidikan, dan perebutan olimpiade. Menurut Pramudya, tiga poin itu sudah lama dibicarakan dengan sang pelatih dan Yere, baru setelah menyelesaikan sejumlah kewajiban dan kontrak kerja ia memutuskan buka suara.

"Poin pertama adalah mental health saya sedang tidak bagus, poin kedua ialah pendidikan, dan poin ketiga yakni perebutan olimpiade. Banyak hal yang harus disiapkan saya dan tidak selesai begitu saja," katanya.

Diketahui, dalam poin pendidikan, saat ini Pramudya sedang menekuni pendidikan Sport Science dan Sport Psychology di Sydney, Australia.

Pasangan Pram/Yere sendiri telah menjadi rekat duet sejak dipasangkan pertama kali pada 2019 dan mencatatkan banyak prestasi gemilang.

Duet Pram/Yere pernah menjuari Spain Master 2023 dan kemudian meraih medali emas di Badminton Asia Championships 2022. Mereka juga pernah mendapat dua medali di SEA Games 2023 di nomor ganda putra dan beregu putra.

Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia TC di Turki Jelang Piala Asia, Ada Marselino dan Justin Hubner

Unggahan mundurnya Pramudya dari Pelatnas PBSI lantas menjadi trending di media sosial X, dulunya dikenal Twitter. Banyak badminton lovers yang menyayangkan keputusan Pram namun tetap memberi dukungan untuk pilihannya.

"kita hormati keputusanmu pram, dan goodluck for yere. beruntung sempet nonton pertandingan kalian di istora kemarin, walaupun itu jadi yg pertama dan terakhir.." tulis akun @its***'

"Sedih gak ada lagi sebutan Prayer di Badminton Indonesia," tulis akun @ali***

"Padahal aku ngikutin badminton gara² Pram sama Yere. Dia itu pasangan yang menurutku paling bagus komunikasi (dulu) sama progresnya. Tapi sekarang... ya sudah lah itu jadi keputusan Pram juga. Balik kanan lah jadi vollyball lovers dulu hehee." tulis akun @all**

"Tiap liat Pram, selalu inget film dokumenter dia yg PRAMUDYA .Bayangin suatu hari nanti bakalan jadi Pebulutangkis besar di Indonesia.. but,, well good luck Pram. Best of luck for you, also Yere semoga bisa kembali berpartner dengan yg lain dan bisa klop," tulis akun @okt***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.