Akurat Logo

Anthony Joshua Disarankan Pensiun Usai Hadapi Tyson Fury, Ada Apa?

Dian Eko Prasetio | 7 Oktober 2026, 09:21 WIB
Anthony Joshua Disarankan Pensiun Usai Hadapi Tyson Fury, Ada Apa?
Anthony Joshua (AJ).

AKURAT.CO Juara dunia kelas berat IBF, Filip Hrgovic, melontarkan kritik terhadap Anthony Joshua (AJ) menjelang pertarungan melawan Tyson Fury pada 11 Desember mendatang.

Hrgovic menilai Joshua telah kehilangan kepercayaan diri. Petinju asal Kroasia itu bahkan menyarankan Joshua mempertimbangkan pensiun setelah menghadapi Fury di Principality Stadium, Cardiff, Wales.

Penilaian tersebut disampaikan Hrgovic dengan merujuk penampilan Joshua saat menghadapi Kristian Prenga pada Juli lalu.

Meski Joshua menang TKO pada ronde kedua, dia sempat dua kali terjatuh setelah terkena pukulan petinju Albania tersebut pada ronde pertama.

Keraguan terhadap Joshua, menurut Hrgovic, juga terlihat dari kebiasaannya berganti pelatih.

Menjelang duel melawan Fury, Joshua kembali menunjuk Ben Davison, mantan pelatih Fury, untuk bergabung dalam timnya bersama Iegor Golub.

Hrgovic menilai bongkar-pasang tim kepelatihan tidak akan menyelesaikan persoalan yang menurutnya dialami Joshua.

“Anthony Joshua sudah berganti sekitar 20 pelatih, saya pikir ini bukan lagi masalah pelatih. Saya rasa dia terlalu merumitkan keadaan dan telah kehilangan rasa percaya diri pada dirinya sendiri,” kata Hrgovic dikutip dari Boxing News Online.

“Secara psikologis dia tidak berada di posisi yang baik. Jika Anda tidak berada dalam kondisi mental yang bagus, pelatih mana pun tidak akan bisa membantu Anda. Dia bisa saja mendatangkan Emanuel Steward atau seluruh pelatih terbaik sepanjang sejarah, tapi itu tidak akan membantu jika Anda tidak memiliki kepercayaan diri.”

Baca Juga: UniGames Grand Champions Jadi Penentu Juara Umum Campus League Season 1

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.