Akurat Logo

Pindah ke Kelas 85 Kilogram di Asian Games, Rizki Juniansyah Ogah Terbebani: Bawa Enjoy Aja!

Dian Eko Prasetio | 9 September 2026, 17:03 WIB
Pindah ke Kelas 85 Kilogram di Asian Games, Rizki Juniansyah Ogah Terbebani: Bawa Enjoy Aja!
Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, saat berfoto usai meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 di Bangkok, Thailand, Desember 2025.

AKURAT.CO, Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah, siap menghadapi tantangan baru dalam debutnya di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Lifter andalan Indonesia ini dipastikan bakal naik kelas dan berlaga di nomor 85 kilogram putra setelah sebelumnya sukses mendominasi kelas 73 kilogram

Meski datang dengan status Juara Olimpiade dan dibebani ekspektasi tinggi dari publik, Rizki Juniansyah enggan menjadikannya sebagai tekanan.

Pemuda berbakat ini justru ingin mengubah ekspektasi tersebut menjadi suntikan semangat di atas panggung.

"Sebenarnya bukan beban bagi saya. Itu sebagai motivasi untuk semangat lagi buat bertanding," kata Rizki Juniansyah usai menghadiri prosesi pengukuhan kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Guna menjaga performa terbaiknya di lapangan, Rizki memilih untuk tetap tenang dan menikmati setiap proses kompetisi.

https://www.akurat.co/arena/855360/tatap-asian-games-2026-rizki-juniansyah-siap-debut-di-kelas-baru

"Kalau dijadikan beban, pertandingan saya bisa jelek. Jadi saya tetap bawa enjoy," ujarnya santai.

Keputusan berpindah ke kelas 85 kilogram menuntut persiapan ekstra bagi Rizki. Saat ini, berat badannya berada di kisaran 78 kilogram, sehingga proses penambahan bobot tubuh menjadi fokus utamanya jelang laga.

Namun, ia menegaskan bahwa proses bulking ini dilakukan secara terukur dan tidak sembarangan demi menjaga kekuatan angkatannya.

"Saya naik berat badan bukan asal naik, tapi harus mempunyai power yang bermanfaat buat bertanding," tegasnya.

Keputusan ini juga membuat Rizki tak perlu saling sikut dengan kompatriotnya, Rahmat Erwin Abdullah.

Rahmat Erwin Abdullah sendiri dipastikan turun di kelas 75 kilogram, sekaligus berstatus sebagai juara bertahan usai mengamankan emas di kelas 73 kilogram pada Asian Games Hangzhou lalu.

"Yang penting saya jalan sendiri, yang penting sudah bisa berusaha yang terbaik buat Indonesia," tambah Rizki.

Sementara itu, Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) membidik target tinggi dengan mengincar empat medali dari total delapan lifter terbaik yang dikirim ke Negeri Sakura. Rizki Juniansyah jelas menjadi salah satu tumpuan utama mendulang emas.

Ajang Aichi-Nagoya 2026 ini akan menjadi panggung debut pertama Rizki di pesta olahraga terakbar se-Asia tersebut, sekaligus pembuktian ketangguhannya di kelas baru.

Pada sektor putra, Indonesia menerjunkan skuad tangguh yang terdiri dari:

 * Ricko Saputra (kelas 60 kilogram)

 * Eko Yuli Irawan (kelas 65 kilogram)

 * Rahmat Erwin Abdullah (kelas 75 kilogram)

 * Rizki Juniansyah (kelas 85 kilogram)

Sementara di sektor putri, Merah Putih mengandalkan empat lifter potensial:

 * Luluk Diana Tri Wijayana (kelas 49 kilogram)

 * Juliana Klarisa (kelas 53 kilogram)

 * Natasya Beteyob (kelas 61 kilogram)

 * Indah Afriza (kelas 69 kilogram)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.