Donald Trump: LeBron James Mungkin Rasis, Saya Pilih Michael Jordan

AKURAT.CO, Presiden Amerika Serikat, Donad Trump, menyebut bintang NBA, LeBron James, sebagai orang yang "rasis". Trump juga secara terbuka menganggap James tak menyukainya.
Pernyataan ini disampaikan Donald Trump menjawab pertanyaan wartawan tentang siapakah pebasket terbaik di NBA antara Michael Jordan dan LeBron James.
Donald Trump memilih Michael Jordan sambil memberitahu bahwa legenda Chicago Bulls itu adalah kawan baiknya yang berbeda dengan LeBron James.
"Michael Jordan adalah orang yang merupakan salah satu teman saya. Saya bermain golf dengannya," kata Donald Trump dalam wawancara di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (24/7/2026), sebagaimana dipetik dari The Guardian.
"Saya kira Lebron, mungkin dia adalah seorang rasis, tetapi mungkin dia tidak suka Trump. Saya tidak tahu. Saya hanya suka orang yang menyukai saya, jadi saya bilang Michael Jordan."
Pertanyaan ini juga diajukan kepada Trump sehubungan kepindahan LeBron James dari Los Angeles Lakers ke Philadelphia 76ers mulai NBA musim 2026-2027.
https://www.akurat.co/arena/856191/lebron-james-isyaratkan-pensiun-pasca-lakers-tersingkir-di-play-off-nba-karier-sang-raja-segera-berakhir
Konteksnya di sini adalah Trump seorang penggemar olahraga dan James adalah salah satu pebasket terbaik dalam sejarah NBA bersama Michael Jordan.
Sekadar perbandingan, Michael Jordan memenangi enam gelar juara NBA bersama Chicago Bulls pada 1990an dengan lima kali terpilih sebagai pemain terbaik (MVP).
Sementara James empat kali menjuarai NBA dengan rincian dua kali bersama Miami Heat dan masing-masing sekali bersama Cleveland Cavaliers dan Los Angeles Lakers.
Namun, James lebih di depan Jordan dalam hal total jumlah poin dan pertandingan terbanyak dalam sejarah NBA. James telah mencetak 43.440 poin dalam 1.622 pertandingan selama 22 musim (2003-2026).
Sementara dengan Trump pebasket berusia 41 tahun tersebut tak pernah sejalan. Dari tiga kali Pemilihan Presiden Amerika Serikat yang diikuti Trump, James selalu mendukung lawan Trump.
James juga mengkritik Trump yang membatalkan undangan untuk juara NBA 2016-2017, Golden State Warriors, ke Gedung Putih yang merupakan tradisi di AS.
Pembatalan itu konon dilakukan Trump karena bintang Golden State Warriors, Stephen Curry, mengisyaratkan penolakan untuk datang ke Gedung Putih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 4Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 5Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 6Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







