Bidik Prestasi Asia Hingga Dunia, 180 Atlet Sepeda Gunung Unjuk Gigi di Kejurnas MTB 2026

AKURAT.CO, Pengurus Pusat Federasi Sepeda Indonesia (PP ICF) resmi membuka Kejuaraan Nasional Mountain Bike (Kejurnas MTB) 2026.
Ajang bergengsi yang digelar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini, diikuti oleh 180 atlet berbakat dari 16 provinsi di Indonesia.
Bukan sekadar perebutan podium, Kejurnas kali ini menjadi panggung krusial untuk menjaring talenta-talenta terbaik yang diproyeksikan bakal memperkuat skuad Merah Putih di kancah Asia hingga dunia.
Ketua Umum PP ICF, Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa Kejurnas MTB merupakan agenda yang sangat strategis dalam peta jalan pembinaan prestasi sepeda nasional.
"Kejurnas Mountain Bike merupakan agenda strategis pembinaan prestasi nasional. Ajang ini tidak hanya memperebutkan gelar Juara Nasional, tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet, pencarian talenta terbaik, serta bagian dari persiapan Indonesia menuju berbagai kejuaraan internasional," kata Listyo.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, saat membuka kompetisi di Kabupaten Bogor, Kamis (16/7/2026).
Tantangan Sentul dan Gunung Pancar di Kejurnas MTB 2026
Gelaran Kejurnas MTB 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Juli 2026. Para rider terbaik tanah air akan diuji di dua lintasan menantang dengan karakteristik yang berbeda.
Untuk nomor cross country (XC), balapan bakal tersaji di kawasan Sentul City. Sementara itu, bagi para penggila adrenalin di nomor ekstrem downhill (DH), mereka akan adu cepat menaklukkan trek terjal di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.
Listyo pun berpesan agar seluruh atlet yang berlaga mampu mengeluarkan performa maksimal mereka di lintasan, namun dengan tetap memegang teguh nilai-nilai olahraga.
"Tahun ini, 180 atlet dari 16 provinsi akan berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Jadikan kemenangan sebagai prestasi, dan kekalahan sebagai motivasi untuk terus berkembang," jelasnya.
Selain menjadi kiblat perburuan gelar juara nasional, ajang ini juga difungsikan sebagai rapor bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) ICF di seluruh Indonesia.
Melalui hasil kompetisi ini, PP ICF dapat mengevaluasi efektivitas program pembinaan daerah sekaligus memantau grafik perkembangan atlet yang masuk radar internasional.
Demi kelancaran acara, Listyo meminta seluruh panitia, perangkat pertandingan, dan stakeholder terkait untuk tetap menjaga profesionalisme kerja agar balapan berjalan aman dan tertib.
Lebih dari sekadar urusan podium, Listyo optimistis kehadiran Kejurnas MTB 2026 ini membawa angin segar bagi perekonomian lokal.
Event ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata Kabupaten Bogor melalui konsep pengembangan olahraga dan wisata olahraga (sport tourism).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


