Akurat

Duel Ulangan Joshua vs Parker Bisa Jadi Tiket Emas ke Gelar Juara Dunia

Leo Farhan | 6 April 2025, 23:26 WIB
Duel Ulangan Joshua vs Parker Bisa Jadi Tiket Emas ke Gelar Juara Dunia

AKURAT.CO Masa depan Anthony Joshua di panggung tinju kelas berat bisa saja mendapat titik terang.

Petinju asal Selandia Baru, Joseph Parker, menyatakan kesiapannya untuk kembali menghadapi Joshua dalam pertarungan besar yang bisa menjadi batu loncatan bagi sang mantan juara dunia.

“Joshua akan selalu jadi pertarungan besar. Ia punya daya tarik besar dan fanbase yang masif,” ujar Parker, dikutip dari Secondsout, Minggu (6/4/2025).

“Melawannya selalu menjanjikan uang besar karena dia masih jadi magnet penonton.”

Jika duel ini terealisasi, ini akan jadi pertemuan kedua bagi keduanya.

Pertarungan pertama terjadi pada 2018, saat Joshua menang angka mutlak atas Parker dan menyatukan gelar WBA, IBF, dan WBO dalam duel unifikasi.

Baca Juga: Fulham Bungkam Liverpool! The Reds Kalah Dramatis 3-2

Namun kini, situasinya berbeda. Parker yang baru-baru ini tampil impresif, ingin membalas kekalahan tersebut dan merasa dirinya sudah jauh lebih matang.

“Saya ingin menebus kekalahan itu. Jika saya tidak dapat bertarung melawan Usyk atau Dubois untuk gelar dunia, maka saya ingin melawan Joshua, Joe Joyce, atau Dillian Whyte,” tegas Parker.

“Saya adalah petarung yang sangat berbeda sekarang.”

Menariknya, Parker saat ini merupakan penantang wajib gelar WBO milik Oleksandr Usyk.

Artinya, jika Joshua mampu mengalahkan Parker, peluangnya untuk kembali bertarung memperebutkan gelar dunia akan terbuka lebar.

Joshua sendiri terakhir naik ring pada September 2024, di mana ia kalah KO ronde kelima dari juara IBF, Daniel Dubois.

Kekalahan itu bukan hanya menyakitkan, tapi juga menggagalkan misinya untuk menjadi juara dunia tiga kali dan membuat posisinya tergeser dari peta elite divisi kelas berat.

Kini, duel melawan Parker bisa menjadi penyelamat karier sang mantan raja ring.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.