Australia Terbuka: Aryna Sabalenka Lawan Sloane Stephens di Laga Pembuka, Kejar Gelar Ketiga

AKURAT.CO, Undian untuk grand slam pembuka musim, Australia Terbuka 2025, sudah ditetapkan. Hasilnya, beberapa petenis unggulan akan melewati ujian yang cukup berat di laga pembuka.
Seperti yang didapatkan juara bertahan dua kali, Aryna Sabalenka, ketika harus menghadapi juara Amerika Serikat Terbuka 2017, Sloane Stephens, di babak pertama Australia Terbuka 2025.
Setelah itu, perjalanan Aryna Sabalenka untuk mencatatkan namanya sebagai petenis putri pertama yang memenangi tiga gelar beruntun di Australia Terbuka sejak Martina Hingis pada tahun 1997-1999 akan semakin sulit.
Baca Juga: Cedera Punggung Bikin Emma Raducanu Absen di Turnamen Pemanasan Jelang Australia Terbuka 2025
"Tampil sebagai juara bertahan dua kali tentu merupakan sesuatu yang istimewa. Saya berharap dapat terus melakukan apa yang saya lakukan di Australia," kata Aryna Sabalenka dikutip dari laman resmi WTA.
"Mencatat nama Anda dalam sejarah dan berada di samping para legenda itu adalah sesuatu yang istimewa. (Memenangi tiga gelar beruntun) akan menjadi hal yang luar biasa, tetapi saya harus fokus pada permainan saya sendiri."
Sama seperti Sabalenka, lawan kuat juga sudah menanti unggulan tiga asal Amerika Serikat, Coco Gauff, di babak pertama dengan menghadapi juara Australia Terbuka 2020, Sofia Kenin.
Coco Gauff baru akan menghadapi lawan-lawan kuat lainnya di babak perempat final, yang bisa saja menghadapi juara Australia Terbuka dua kali, Naomi Osaka.
Baca Juga: Simona Halep Mundur dari Australia Terbuka 2025 Akibat Cedera Lutut dan Bahu
Namun, petenis asal Jepang itu harus bisa lebih dulu mengatasi perlawanan Caroline Garcia di babak pertama. Yang kemungkinan di babak ketiga juga menghadapi Belinda Bencic ataupun Jelena Ostapenko.
Kali ini, semua mata bakal tertuju pada bagaimana Osaka bakal bangkit setelah dipaksa mundur saat unggul set pertama dikedudukan 6-4 pada final ASB Classic minggu lalu melawan Clara Tauson.
Sementara petenis putri unggulan kedua, Iga Swiatek, dijadwalkan menghadapi Katerina Siniakova. Sama seperti Sabalenka, petenis asal Polandia itu bakal melewati jalan terjal untuk bisa melaju hingga babak final pada turnamen yang bergulir mulai 6-26 Januari 2025 tersebut.
Petenis unggulan 26, Ekaterina Alexandrova, yang menang atas Swiatek di lapangan keras Miami tahun lalu adalah salah satu nama yang bisa menjadi batu sandungan Swiatek melangkah hingga final.
Namun, Alexandrova harus bisa lebih dulu mengatasi perlawanan juara AS Terbuka 2021, Emma Raducanu, di pertandingan pembuka yang berlangsung, Minggu (12/1).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








