Paralimpiade Paris: Hikmat/Leani Sumbang Emas Pertama, Indonesia di Peringkat 28

AKURAT.CO, Cabang olahraga para bulutangkis sukses menambahkan satu medali emas dan dua medali perak untuk Indonesia di ajang Paralimpiade Paris 2024.
Emas pertama Merah Putih di Paralimpiade Paris disumbangkan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila usai menundukkan kompatriotnya, Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah.
Bertanding di babak final SL3-SU5 Paralimpiade Paris di Porte de La Chapelle, Paris, Senin (2/9), Hikmat/Leani menang dengan skor 21-16 dan 21-15.
Satu medali perak lainnya disumbangkan Qonitah Ikhtiar Syakuroh yang di partai puncak tunggal putri SL3 takluk dari wakil China, Xiao Zuxian, lewat laga straight set dengan skor 14-21 dan 20-22.
Baca Juga: Paralimpiade Paris: Ganda Campuran All Indonesian Final, Satu Emas Dipastikan di Para Bulutangkis
Merah Putih masih berpeluang menambah medali emas dari cabang para bulutangkis. Leani masih akan melakoni laga final sektor tunggal putri SL4 melawan wakil China, Cheng Hefang, pada pukul 17.50 WIB.
Juga dari sektor tunggal putra SL5 di mana Suryo Nugroho akan coba meredam perlawanan wakil Malaysia, Cheah Liek Hou, pada laga final di Porte de La Chapelle, malam nanti pukul 22.20 WIB.
Tambahan satu emas dan dua perak dari cabor para bulutangkis ini mampu mengantarkan tim para Indonesia untuk berada di peringkat ke-28 klasemen perolehan medali sementara Paralimpiade Paris.
Indonesia saat ini sudah mengumpulkan total delapan medali dengan satu emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Baca Juga: Paralimpiade Paris: Boccia Cetak Sejarah, Sumbang 2 Medali untuk Indonesia
Sebelumnya, tim Boccia Indonesia sudah lebih dulu menyumbangkan medali bagi Merah Putih dengan raihan satu perak dan dua perunggu.
Medali perak disumbangkan Muhammad Bintang Satria Herlangga setelah takluk 1-6 di laga final melawan wakil Thailand, Worawut Saengampa, pada Senin (2/9) dini hari WIB.
"Saya senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan medali karena ini menjadi paralimpiade pertama saya," kata Bintang, Senin (2/9).
Sementara dua medali perunggu lainnya mampu disumbangkan Gischa Zayana dan Muhammad Afrizal Syafa. Raihan tiga medali yang dipersembahkan tim boccia Indonesia masih bisa bertambah lagi.
Tiga rekan Bintang akan turun pada nomor tim BC1/BC2. Gischa Zayana dan Muhammad Afrizal Syafa bersama Felix Ardi Yudha akan turun pada nomor tim BC1/BC2 yang dipertandingkan pada Selasa (3/9).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot






