Meski Filipina Masih Terkuat, Indonesia Punya Peluang Lolos ke Piala Asia Basket U-18

AKURAT.CO, Tim Nasional Bola Basket Putra Indonesia U-18 punya peluang yang cukup besar untuk bisa mengamankan tempat di Piala Asia U-18 FIBA 2024 yang bakal berlangsung di Amman, Yordania, 2-9 September mendatang.
Namun, mereka harus mampu keluar sebagai yang terbaik pada SEABA Qualifiers 2024 bersaing dengan Filipina, Thailand, dan tuan rumah Malaysia pada 19-21 Juli 2024.
Pelatih Timnas Bola Basket Putra Indonesia U-18, Andrie Ekayana, optimistis pasukannya bakal mampu mengamankan satu tiket ke Piala Asia U-18 2024.
Baca Juga: Emas ASG Jadi Modal Timnas Basket Putra U-18 Kejar Hasil Terbaik di Kualifikasi SEABA
Andrie menyebut peluang timnya lolos cukup besar. Menurutnya. dari keempat tim peserta yang akan bersaing nanti tidak ada yang terlalu mendominasi.
"Peluang kita sangat besar dan sangat terbuka. Semua tim saya rasa tidak ada yang dominan. Semuanya berpeluang (lolos) jadi bisa dipastikan sangat seru nanti gamenya," kata Andrie di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7).
Pun begitu, Andrie tidak menampik bahwa lawan terkuat yang bakal mereka hadapi sejauh ini adalah Filipina.
Baca Juga: Perbasi Perkenalkan Timnas Basket Indonesia U-18 untuk SEABA sekaligus Amankan Tiket FIBA Asia
Terlebih mereka juga datang dengan skuad yang tampil di ajang Piala Dunia U-17 FIBA. Di ajang itu Filipina melangkah sampai babak 16 besar sebelum takluk dari sang juara, Amerika Serikat.
"(Filipina) akan selalu menjadi lawan terkuat, tapi bukan berarti gak bisa dikalahkan. Jadi, tantangan kita memang mau tampil baik dan bisa lolos ke FIBA Asia," jelas Andrie.
Skuad Merah Putih sebenarnya turun tidak dengan tangan kosong, medali emas ajang Asean Schools Games (ASG) 2024 menjadi modal bagi Cliffton Wijaya dan kolega untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Gelar juara ASG 2024 itu juga tidak membuat mereka merasa terbebani. Pasalnya tim yang akan berlaga nanti juga turun dengan skuad berbeda dari skuad yang tampil di ASG 2024.
"Enggak ada beban sama sekali, karena lawan kita yang sama itu hanya Thailand saja, Filipina dan Malaysia itu beda (skuadnya)," kata Andrie.
"Tantangannya beda, gengsinya juga beda. Semuanya akan start dari garis awal, gak ada beban karena kemarin jadi juara ASG. Tidak ada sama sekali."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








