Pertarungan Gervonta Davis vs Vasiliy Lomachenko Sulit Terealisasi, Tank Bakal Lawan Petinju Ini
AKURAT.CO, Pelatih Gervonta Davis, Kenny Ellis, menilai bahwa pertarungan selanjutnya untuk Tank-julukan Davis-yang saat ini memegang sabuk kelas ringan WBA bukanlah menghadapi Vasiliy Lomachenko.
Hal ini merespons kabar yang menyebut bahwa petinju asal Ukraina itu dikabarkan tengah berunding dengan pihak Gervonta Davis mengenai pertarungan unifikasi.
Tetapi, menurut Kenny Ellis, Lomachenko yang juga pemilik sabuk IBF itu justru sedang merencanakan pertarungan langsung untuk perebutan supremasi tinju kelas ringan.
Baca Juga: Pertarungan Gervonta Davis vs Vasyl Lomachenko Masih Digodok, Kemungkinan Akhir Tahun Ini
"Lomachenko mengatakan dia akan mundur dan membiarkan Gervonta Davis melawan Shakur Stevenson musim gugur ini dan dia akan melawan pemenangnya awal 2025," kata Kenny Ellis sebagaimana dikutip Boxing Scene.
Mengingat Vasiliy Lomachenko yang saat ini sudah berusia 36 tahun, banyak yang berasumsi bahwa dia akan lebih baik melawan petinju seperti Gervonta Davis dengan segera.
Namun, dengan Shakur Stevenson yang memegang sabuk WBC, Lomachenko bisa bertarung untuk memperebutkan tiga sabuk juara dari pada dua sabuk jika mau menunggu sedikit lebih lama.
Apalagi jika Gervonta Davis mampu mengalahkan Stevenson di mana ia akan menjadi lawan yang lebih menjual bagi Lomachenko dibanding saat ini.
Baca Juga: Bob Arum Buka Kemungkinan Negosiasi Gervonta Davis vs Vasiliy Lomachenko Dimulai Pekan Ini
Namun, jika Stevenson menang, Lomachenko punya peluang untuk membalas petinju Amerika itu lantaran mengenakan kaos yang bergambar wajahnya dengan kata-kata "Bob menyelamatkan putranya dari pukulan ini."
Stevenson yang meraih kemenangan atas Artem Harutyunyan saat ini tidak memiliki promotor setelah menolak tawaran kontrak sebesar 15 juta dollar dari Top Rank milik Bob Arum untuk perpanjangan lima pertarungan pada kontraknya yang saat ini telah berakhir.
Sebelumnya Stevenson pernah mengatakan bahwa pertarungannya dengan Davis akan menjadi pertarungan terbesar di dunia jika benar-benar terealisasi.
"Setiap sudut di Amerika akan menonton pertarungan kami. Itu adalah pertarungan terbesar dan terbaik dalam dunia tinju," kata Stevenson.
"Itulah rencana pertarungan dan tujuan akhir saya. Itulah pertarungan yang akan saya lakukan. Sejujurnya, itulah arah yang ingin saya tuju."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






