Deontay Wilder tak Keberatan Lawan Francis Ngannou dengan Aturan Campuran Tinju-MMA

AKURAT.CO, Mantan juara dunia tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder, mengaku tak keberatan bertarung dalam “aturan campuran” menghadapi eks juara dunia kelas berat UFC, Francis Ngannou.
Namun demikian, Deontay Wilder perlu memastikan kejelasan soal aturan campuran tersebut. Pasalnya, tinju dan seni beladiri campuran (MMA) punya aturan masing-masing.
“Saya harus mendengar lebih banyak soal ‘aturan campuran’ ini,” kata Deontay Wilder sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
Baca Juga: Anthony Joshua vs Otto Wallin Dan Deontay Wilder vs Joseph Parker Kumpul Satu Ring 23 Desember
“Saya tidak keberatan bertarung di Oktagon dan (tempat) seperti itu, tetapi saya harus mengerti bagaimana aturan campuran diterapkan
“Apa yang mereka maksud ‘aturan campuran’? Apa yang boleh dan tidak boleh kami lakukan? Tetapi saya tahu pasti–satu pertarungan di tinju dan kemudian satu pertarungan MMA–aturannya seperti itu.”
Wilder sendiri lebih setuju dengan skenario dua pertarungan, yakni sekali di ring tinu dan sekali di kandang MMA. Dengan demikian, tak perlu ada upaya mencampurkan aturan.
“Kita punya aturan di tinju, kita punya aturan di seni beladiri campuran. Tetapi ketika Anda mencampurkan keduanya maka Anda harus datang dengan aturan Anda sendiri dan itu bisa membuat frustrasi atau membingungkan,” kata Wilder.
Baca Juga: Francis Ngannou Siapkan 2 Pertarungan Potensial, Salah Satunya Undang Deontay Wilder Ke Oktagon
“Tetapi itu bisa menjadi sesuatu yang baru dan saya mendukung perubahan. Saya ingin mendengarnya, kedua belah pihak harus mendengarnya, dan bergerak dari sana.”
Di sisi lain, Wilder mengakui bahwa penampilan Francis Ngannou dalam laga eksebisi menghadapi juara dunia kelas berat WBC saat ini, Tyson Fury, membuat prospek pertarungannya dengan petarung asal Kamerun itu semakin besar.
Kemampuan Ngannou menjatuhkan Fury di ronde ketiga pada laga di Riyadh, Arab Saudi, Oktober lalu, tersebut menjadi penambah daya tarik.
“(Pertarungan kontra Fury) membuat (prospek laga Wilder vs Ngannou) semakin besar dan semakin baik untuknya,” kata Wilder.
“Karena dia menciptakan namanya sendiri di tinju sampai ke titik membuat orang bersemangat dengan pertarungannya melawan orang seperti saya.”
Deontay Wilder sendiri saat ini bersiap untuk menempuh pertarungan profesional ke-47-nya. Petinju berusia 38 tahun ini akan menghadapi eks juara dunia WBO asal Selandia Baru, Joseph Parker, di Riyadh, 23 Desember nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








