Francis Ngannou Siapkan 2 Pertarungan Potensial, Salah Satunya Undang Deontay Wilder Ke Oktagon
AKURAT.CO, Francis Ngannou memang harus kalah pada laga tinju profesional pertamanya. Namun cukup sepadan karena lawan yang dihadapinya adalah pemilik sabuk tinju kelas berat WBC, Tyson Fury.
Disinggung mengenai agenda terdekat, Manajer Francis Ngannou, Marquel Martin, menyerahkan sepenuhnya pilihan tersebut kepada petarungnya.
Francis Ngannou bisa menunggu laga ulang melawan Tyson Fury setelah petinju Inggris tersebut melakoni petarungan perebutan gelar tinju kelas berat tak terbantahkan melawan Oleksandr Uysk.
Baca Juga: Francis Ngannou Ingin Rematch Lawan Fury, Berpeluang Tantang Joshua Atau Undang Wilder ke MMA
Atau Ngannou bisa memilih untuk menawarkan pertandingan seni beladiri campuran (MMA) kepada mantan juara tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder.
Pilihan itu untuk membandingkan perbedaan di antara kedua olahraga tersebut, termasuk soal bayaran yang diterima para petarung.
"Keputusan ada di tangannya. Dia berada dalam posisi bisa melakukan apapun yang dia inginkan, kapan pun dia mau, bagaimanapun dia ingin melakukannya," kata Martin sebagaimana dinukil dari MMA Hour.
"Saya tahu (pertarungan ulang) melawan Tyson Fury tidak akan kemana-mana. Saya ingin melihat Deontay Wilder masuk ke MMA, dengan aturan campuran.
Baca Juga: Bikin Tyson Fury Rebah Ke Kanvas, Francis Ngannou Dipertimbangkan Masuk 10 Besar WBC
"Di mana hal itu akan mengatur narasi, yang membuat dunia bisa nelihat perbedaan antara kedua (olahraga). Petarung MMA tidak mendapatkan 'harga' yang cukup atas apa yang mereka lakukan."
Di lain sisi, tim Deontay Wilder tampaknya terbuka terhadap ide pertarungan di ring oktagon untuk tampil di ajang MMA. Namun jika pertarungan ini gagal, petinju lain seperti Anthony Joshua atau Martin Bakole bisa menjadi calon lawan Ngannou.
Adapun pada laga melawan Fury mantan juara kelas berat UFC itu mampu menampilkan performa mengesankan untuk menjatuhkan lawan di ronde ketiga dari sepuluh ronde yang dijadwalkan dalam pertarungan di Riyadh, Arab Saudi, akhir pekan lalu.
Fury tidak menyerah dan langsung bangkit untuk meraih kemenangan split decision dengan selisih poin sangat tipis. Sedangkan bagi Ngannou, penampilannya malam itu juga membuatnya dipertimbangkan masuk dalam peringkat sepuluh besar WBC.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen








