Putranya Lawan Ngannou, Ayah Tyson Fury Sebut Muhammad Ali Pernah Lakukan Hal Serupa
AKURAT.CO, Ayah Tyson Fury, John Fury, enggan pusing dengan pandangan miring sebagian orang tentang pertarungan putranya versus eks juara dunia kelas berat UFC, Francis Ngannou. John Fury bahkan mengatakan bahwa hal yang sama pernah dilakukan oleh legenda tinju kelas berat sepanjang masa, Muhammad Ali.
“(Negara-negara) lain di dunia tidak bisa bersaing dengan Arab Saudi. Tak bisa. Jadi orang-orang hari ini berkomentar tentang hal-hal yang mereka tidak benar-benar mengerti,” kata John Fury sebagaimana dipetik dari Boxing Scene. “Muhammad Ali melakukan hal yang sama ketika dia adalah juara lineal.”
Sebagaimana yang dikatakan John Fury, Muhammad Ali pernah bertarung menghadapi pegulat asal Jepang, Antonio Inoki, pada 1976. Pertarungan tersebut digelar dalam aturan tinju di ibukota Jepang, Tokyo.
Bagi John Fury, pertarungan Tyson Fury melawan Ngannou yang dijadwalkan di Arab Saudi pada 28 Oktober mendatang adalah kesempatan. Fury belum lagi bertarung sejak mengalahkan Derek Chisora pada 3 Desember lalu dan tawaran menghadapi Ngannou dari Arab Saudi datang ke meja juara dunia kelas berat WBC itu.
Tyson Fury sendiri menerima tawaran Ngannou karena beberapa negosiasi yang dilakukannya dalam enam bulan terakhir berakhir dengan kegagalan. Petinju asal Inggris itu diharapkan mempertaruhkan sabuknya menghadapi juara dunia multigelar asal Ukraina, Oleksandr Usyk, namun tak ada kesepakatan.
Tyson Fury juga disebut melakukan negosiasi dengan eks juara dunia WBA, IBO, WBO, dan IBF, Anthony Joshua, namun tak menemui hasil positif. Dengan situasi ini, ayah Fury menyimpulkan bahwa tak ada petarung yang mau berhadapan dengan putranya dan oleh sebab itu laga melawan Francis Ngannou menjadi mungkin.
“Anda tahu, saya kira orang-orang yang berkomentar adalah orang-orang yang tidak relevan. Saya tahu penggemar adalah apa yang kami inginkan, tetapi apa yang bisa dia (Fury) lakukan? Apa yang bisa dia lakukan?” kata John Fury.
“Tak seorang pun ingin melawan anak ini. Jadi peluang ini datang menawarkan dirinya. Dia mengambilnya dengan kedua tangan, mengapa tidak? Dan hanya ada negara besar Saudi yang menggelar pertarungan ini sekarang karena mereka memancurkan semuanya dari air.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



