Piala Dunia Panjat Tebing: Indonesia Kawinkan Emas Speed Putra-Putri Di Prancis

AKURAT.CO, Kabar baik datang dari seri kedelapan Piala Dunia Panjat Tebing IFSC 2023. Pasalnya, Indonesia sukses meraih empat medali dengan dua di antaranya merupakan medali emas–masing-masing di cabang speed putra dan putri.
Bertanding di Chamonix, Prancis, Minggu (9/7), skuat Indonesia menempatkan atletnya di podium utama kategori speed melalui Rahmad Adi Mulyono. Pada partai final, pemanjat ini sukses menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 5,01 detik atau unggul 0,04 detik dari pesaingnya, Rishat Khaibulin, asal Kazakhstan.
Emas ini sangat istimewa bagi Rahmad karena merupakan emas pertamanya di Piala Dunia Panjat Tebing. Tak puas sampai di situ, Rahmad selanjutnya bersiap untuk mempertahankan prestasi di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2023 yang bakal digelar di Bern, Jerman, 1-12 Agustus nanti.
“Saya sangat senang dan bersemangat karena ini adalah medali emas pertama saya di kompetisi Piala Dunia,” kata Rahmad sebagaimana dipetik dari Antara, Minggu (9/7). “Dan sekarang saya menantikan Kejuaraan Dunia.”
Di nomor putri, Rajiah Salsabillah, menjadi yang terbaik dengan mengalahkan atlet tuan rumah, Andrier Victoire, di final. Rajiah cukup dominan dengan mencatatkan waktu 6,97 detik atau berselisih 2,62 detik dari Victoire.
Akan halnya Rahmad, sukses di Prancis kali ini merupakan sukses pertamanya meraih medali emas di Piala Dunia Panjat Tebing. Juga seperti Rahmad, Rajiah berharap bisa mengulang suksesnya di Kejuaraan Dunia.
“Ini podium pertama saya dan emas pertama saya. Saya sangat bahagia, sangat gembira. Saya sangat bangga berada di sini dan saya mendapat banyak dukungan dari seluruh tim saya,” ucap Rajiah.
Adapun dua perunggu untuk Indonesia di Piala Dunia Panjat Tebing kali ini diraih di nomor yang sama. Di sektor putra ada Nursama Raharjati meraih posisi ketiga dengan catatan waktu 5,323 detik mengalahkan pemanjat asal Jepang, Jun Yasukawa, dengan selisih 0,001 detik.
Sedangkan di nomor putri ada Nurul Iqomah yang menorehkan catatan waktu 7,16 detik. Nurul berhak atas medali perunggu setelah mengalahkan wakil China, Shaoqin Zhang, yang menyelesaikan pacuan dengan catatan waktu 7,17 detik.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




