Benahi Dualisme, Menpora Pertemukan Ketua Dua Versi Federasi Tenis Meja

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, turun tangan membenahi dualisme kepengurusan cabang olahraga tenis meja Indonesia. Ia mempertemukan dua ketua umum federasi yang berkonflik untuk mencari jalan tengah.
Dito bertemu dengan Peter Layardi Lay dan Komjen Pol (Purn) Oegroseno yang mengklaim sebagai ketua umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) pada Rabu (19/4). Pertemuan dilakukan Kediaman Menpora, Jalan Widya Chandra, Jakarta.
"Alhamdulillah, kabar baik menjelang Idul Fitri, pertemuan yang hangat untuk mencari jalan tengah demi lahirnya juara dunia tenis meja dari Indonesia," tulis Menpora Dito dalam akun Instagram pribadinya, Kamis (20/4).
"Kemarin, saya bertemu dengan Ketua Umum @pbptmsi Bapak Peter Layardi & Ketua Umum @ppptmsi Bapak Komjend (Purn) Oegroseno untuk mencari solusi atas konflik yang ada selama ini sejak 2013. Akhirnya kedua pihak bersepakat dan telah menandatangani surat pernyataan menyerahkan kepada Kemenpora untuk mempersatukan PTMSI."
Konflik kepengurusan PTMSI memang sudah terlalu larut dan tak menemui titik terang. Bahkan, federasi tenis meja tersebut sempat bertambah menjadi tiga kubu beberapa tahun lalu.
View this post on Instagram
Dualisme kepengurusan tenis meja inipun menjadi perhatian Menpora. Sebab, tenis meja menurutnya memiliki potensi yang sangat besar karena banyak dimainkan oleh masyarakat. "Lahirnya prestasi mendunia dan Industri besar dari olahraga ini sangat besar kemungkinannya," kata Dito.
Kini, dengan tercapainya kesepakatan antara kedua kubu PTMSI untuk memberikan permasalahan kepada Kemenpora, maka Dito akan memimpin langsung normalisasi kepengurusan PTMSI sesuai peraturan yang berlaku dan terus berkoordinasi dengan kedua belah pihak.
"Mohon dukungan juga kepada KONI Pusat dan KOI agar melancarkan normalisasi ini," tutur Menpora.
"Terima kasih atas kebesaran hati Pak Oegroseno dan Pak Peter Layardi, karena hal tersebut akan membawa kebanggaan untuk Indonesia dan membuat generasi muda khususnya di tenis meja, maju di masa depan!"[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



