Rebut Sabuk WBA dari Petinju Jepang, Golovkin Tantang Canelo?
AKURAT.CO, Tiga setengah tahun sejak kehilangan tiga gelar juara dunia kelas menengah menghadapi Saul “Canelo” Alvarez, Gennady Golovkin akhirnya kembali ke jajaran para juara. Ya, petinju kawakan asal Kazakhstan itu mempertahankan gelar IBF dan IBO sekaligus merebut gelar WBA dari tangan petarung asal Jepang, Ryota Murata.
Bertandang ke Saitama Super Arena, Saitama City, Jepang, Sabtu (9/4), Golovkin mengalahkan Murata dalam pertarungan sensasional dengan kemenangan TKO. Petinju berusia 40 tahun tersebut menghentikan perlawanan Murata di ronde kesembilan.
Murata sebenarnya unggul di lima ronde pertama dengan serangannya ke arah tubuh Golovkin. Namun, situasi berubah ketika Golovkin menjatuhkan pengaman mulut Murata di ronde keenam dengan pukulan tangan kanan ke arah rahang.
A look back at a BIG GGG stoppage in the 9th. #GGGMurata @Stake pic.twitter.com/AUfdb767GY
— DAZN Boxing (@DAZNBoxing) April 9, 2022
Sejak itu, kuda-kuda Murata tampak mulai goyah dan Golovkin berada di atas angin. Di ronde ketujuh Golovkin melepaskan sejumlah hook dan di ronde kedelapan jual-beli pukulan terjadi pada 25 detik menjelang bel.
Ronde kesembilan menjadi momen kemenangan bagi Golovkin di mana petinju dengan julukan “GGG” tersebut memaksa Murata ke tali ring. Murata berhasil keluar dari situasi tersebut namun Golovkin tak menghentikan serangannya yang membuat Murata jatuh ke kanvas.
Melihat kondisi petarungnya, pelatih Murata melemparkan handuk ke dalam ring sebagai tanda meminta penghentian pertarungan. Wasit Luis Pabon yang sedang menghitung Murata akhirnya menutup laga untuk kemenangan Golovkin.
“Murata adalah seorang ksatria sejati yang bertarung sampai akhir,” kata Golovkin usai laga sebagaimana dipetik dari BBC. “Dia adalah seorang juara olimpiade, seorang juara kelas menengah, dan terlepas dari apa yang terjadi di hadapan pendukungnya, kami sangat gembira bisa mengadakan perhelatan ini di Jepang.”
Kemenangan ini sekaligus membuka peluang bagi Golovkin untuk trilogi menghadapi musuh bebuyutannya, Canelo Alvarez. Ya, GGG kehilangan tiga sabuknya pada laga kedua menghadapi Alvarex di Las Vegas, Amerika Serikat, 15 September 2018, setelah laga pembuka berakhir imbang setahun sebelumnya.
Alvarez sendiri saat ini sedang dalam persiapan untuk laga menghadapi juara kelas berat ringan WBA asal Rusia, Dmitry Bivol. Pertarungan akan mengambil tempat di Las Vegas pada 7 Mei mendatang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah




