Kematian Hero Tito "Memukul" Dunia Tinju Nasional
AKURAT.CO, Kematian petinju nasional asal Malang, Heru Purwanto aka Hero Tito, menjadi pukulan besar bagi dunia tinju Indonesia. Kematian Heru menjadi peringatan bagi promotor tinju nasional untuk lebih bersiaga dengan fasilitas medis demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Hero menghembuskan nafas terakhir di Jakarta pada Kamis (3/3) selepas tumbang di ronde ketujuh dalam pertarungan memperebutkan gelar juara kelas ringan Asosiasi Tinju Indonesia menghadapi James Mokoginta di Holywings Gatsu, Jakarta, Minggu (27/2).
Dibawa ke rumah sakit, Hero sempat mengalami koma selama lima hari karena mengalami pendarahan otak. Holywings sendiri mengaku sudah mempersiapkan semuanya untuk mengantisipasi nasib nahas yang menimpa Hero.
“Hero Tito sempat ditandu dari ring. Kemudian saat di lorong khusus evakuasi dipindahkan ke tandu dorong untuk dimasukkan ke ambulans,” kata Co-Founder Holywings, Ivan Tanujaya, di Jakarta, sebagaimana dipetik dari Antara, Jumat (4/3).
Ivan mengatakan bahwa ambulans yang disediakan untuk membawa Hero ke rumah sakit memiliki fasilitas lengkap. Yakni dengan fasilitas mini ICU, pemantau jatung, tabung oksigen, ventilator mini, pemacu jantung, penyedot cairan, serta fasilitas bedah ringan.
“Untuk rumah sakit rujukan waktu itu dipilih RS Tebet karena dekat, tidak macet dan sebagai penanganan cepat untuk tindakan awal. Baru kemudian dirujuk ke RS Mitra Gading karena harus segera melakukan operasi di bagian kepala karena Hero Tito sudah mengalami penggumpalan darah di otak,” kata Ivan.
“Jadi kami selaku pihak venue dari acara HSS Boxing sebenarnya sudah mengantisipasi kejadian seperti Hero Tito dengan sebaik-baiknya. Namun, Tuhan berkehendak lain dan kami semua sangat terpukul dengan kehilangan Hero Tito.”
Pertarungan Hero melawan James Mokoginta merupakan partai tambahan dari partai utama yang mempertemukan Tibo Monabesa menghadapi Jayson Vayson. Adapun Tibo menang angka atas Jayson dalam pertarungan sepuluh ronde sekaligus mempertahankan gelar kelas terbang ringan WBC International.
Hero Tito lahir di Malang pada 27 September 1986 dengan 48 catatan pertarungan (29 menang, 17 kalah) sejak debut profesional pada Februari 2004. Jenazah Hero dimakamkan di TPU Dusun Sindurejo, Desa Banjarejo, Kabupaten Malang, pada Jumat (4/3).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla



