Piala Menpora 2024 Dijadikan Pencarian Bibit-bibit Atlet Muda Menuju Asian Youth Games 2024

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menaruh harapan besar dari berlangsungnya Kejuaraan Piala Menpora 2024. Di mana ajang ini bisa menjadi pencarian bibit-bibit atlet Indonesia untuk menuju Asian Youth Games 2025 serta Youth Olympic Games 2026 mendatang.
Perhelatan Piala Menpora 2024 memang baru saja berakhir pada akhir pekan kemarin. Kejuaraan yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2024 mempertandingkan tiga cabang olahraga yakni Basket 3x3 U-16, Bulutangkis U-16 dan Futsal U-18.
Puncak turnamen ini hadir pada kegiatan Menpora Fest yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.
"Jadi, ini adalah puncaknya, dari kejuaraan ini kita mencari bibit-bibit muda untuk jangka pendeknya yakni bisa memperkuat di Youth Olympic Games 2026 dan Asian Youth Games 2025," kata Menpora Dito pada penutupan Menpora Fest dan Kejuaraan Piala Menpora 2024 di Kantor Kemenpora, akhir pekan kemarin.
Dito menegaskan dari perhelatan ini para pemenang nantinya akan dikirim ke kejuaraan yang tingkatnya lebih tinggi.
"Dari kejuaraan ini kita akan jadikan momentum untuk talent scouting secara langsung dan mereka yang menang nantinya akan dikirim ke kejuaraan-kejuaraan regional yang lebih tinggi," ujar Dito.
Dito berharap, kedepan akan lebih banyak lagi cabang olahraga yang dipertandingkan di kejuaraan serupa serta akan berkolaborasi dengan para stakeholders terkait agar lebih masif dan lebih baik.
"Jadi ini sebenarnya sudah menjadi suatu keharusan Kemenpora melakukan hal ini. Untuk tahun-tahun kedepan kita berharap nanti tidak hanya tiga cabang olahraga, tapi lebih banyak sesuai dengan apa yang kita butuhkan dalam meraih Youth Olympic Games," harapnya.
"Kedepan kita akan berkolaborasi juga dengan berbagai stakeholder dari pihak swasta dan federasi agar dalam penyelenggaraannya lebih baik lagi," imbuh Menpora Dito.
Kejuaraan Piala Menpora 2024 tahun ini telah dipertandingkan di 6 regional yaitu Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi dan Papua. Diikuti 3.200 atlet dan ofisial. Seluruh atlet yang mengikuti kegiatan ini telah menjalani tes dari tim pakar dan tim ahli.
"Seluruh atlet peserta akan dimasukkan ke dalam database, para atlet telah di tes melalui antropometri, pengukuran body composite dan atlet yang terbaik nanti akan kita panggil tes kembali untuk dimasukkan ke dalam ajang PPLP, PPLPD dan di Cibubur," kata Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono dalam laporannya.
"Untuk basket 3x3 nanti yang terbaik akan kita ikutkan dalam kejuaraan pelajar Asia di Cina. Untuk futsal ini yang terbaik kita persiapan ke ajang AFS di 2025 dan akan kembali dipanggil untuk mengikuti pelatnas," imbuhnya.
Penutupan Kejuaraan Piala Menpora ini sekaligus menutup gelaran Menpora Fest 2024 yang telah diselenggarakan sejak tanggal 18 Oktober 2024 di Halaman Kantor Kemenpora.
Menpora Fest 2024 dimeriahkan banyak musisi kenamaan tanah air seperti Dewa 19, Ada Band, RAN, Wika Salim, Adera hingga Gilga Sahid/Gildcoustic.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN








