Akurat

Hadapi Cuaca Dingin, Anggota DPR Mukhamad Misbakhun Berhasil Selesaikan Maraton London

Ahmad Rohaefi | 22 April 2024, 12:44 WIB
Hadapi Cuaca Dingin, Anggota DPR Mukhamad Misbakhun Berhasil Selesaikan Maraton London



AKURAT.CO, Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menorehkan catatan berhasil finish di gelaran Maraton London 2024. Misbakhun menyelesaikan perlombaan dengan catatan tiga jam 49 menit 48 detik.

Catatan Mukhamad Misbakhun tersebut dicapai dengan menyelesaikan seluruh jalur Maraton London yang dipusatkan di kota London, Inggris, Minggu (21/4/2024).

Udara dingin yang mencapai sembilan derajat tidak menyurutkan semangat Mukhamad Misbakhun yang baru saja menyelesaikan sidang S3 ini untuk berlari mendahului para peserta lainnya dari berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Maraton London: Peres Kepchirchir Pecahkan Rekor Dunia Khusus Putri, Alex Munyao Juara Putra

Misbakhun mengatakan, tantangan di Maraton London 2024 ini hanyalah udara yg sangat dingin yang membuat tangannya beku saat barları. Namun, karena sudah melakukan persiapan Misbakhun semangat saja.

“ Persiapan menuju London Marathon bertemu beberapa pekerjaan besar, ada Pemilu 2024 lalu kemudian harus menyelesaikan ujian sidang tertutup S3 dan juga bertemu bulan puasa Ramadan," kata Misbakhun usai pacuan di London.



"Lalu lanjut puasa Syawal enam hari dan lanjut puasa Daud. Bahkan saat penerbangan ke London adalah hari terakhir puasa Syawal saya yang harus saya jalani sekitar 22 jam tetapi menurut saya menjadi sangat menarik."

Baca Juga: Panitia Imbau tak Ada Unjuk Rasa di Maraton London Sehubungan Konflik Timur Tengah

Saat berlari, sampai kilometer 34-35 Misbakhun masih sangat bagus pace-nya. Setelah itu ia kehilangan banyak tenaga sehingga pace turun karena terpaan angin dan udara dingin mulai terasa mempengaruhi.

Suhu mencengkeram otot membuat Misbakhun kurang bersemangat untuk menggerakannya secara optimal.

“ Saat awal saya bisa pace 4.50-5.05 sempat berpikir akan saya push di last sepuluh kilometer terakhir supaya bisa BQ (Boston Qualifier) di catatan waktunya. Makanya saya pakai dua gelang pace, satu gelang untuk BQ dan satunya moderate," ucap Misbakhun.

"Ternyata tidak semua rencana bisa berjalan lancar. Pelajaran keras saat latihan ternyata masih kurang sehingga akibat cuaca masih bisa menjadi siksaan saat race. Next, harus latihan lebih keras”.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.