Juara 4 Divisi, Naoya Inoue Kini Wajah Asia Di Tinju Dunia
AKURAT.CO, Estafet Asia di tinju elite dunia kini berada di tangan petarung asal Jepang, Naoya Inoue. Kelayakan itu dibuktikan dengan kemenangan Inoue atas petinju ranking pertama di kelas super bantam (54 kilogram-55 kilogram), Stephen Fulton.
Tampil sebagai penantang, Naoya Inoue menjatuhkan Fulton di ronde kedelapan di hadapan pendukungnya sendiri di Ariake Arena, Tokyo, Jepang, Senin (25/7). Kemenangan tersebut sekaligus membuat petinju berusia 30 tahun itu merebut gelar WBC dan WBO super bantam yang sudah dipegang Fulton sejak November 2021.
Laman Boxing Scene menyebut Naoya Inoue sebagai petinju istimewa. Caranya menjatuhkan Fulton dengan pukulan bersih tangan ke kanan ke arah wajah lawan membuat Inoue mengingatkan publik bahwa ia layak menyandang julukan “Sang Monster”.
That's a WRAP.@NaoyaInoue_410 x #FultonInoue pic.twitter.com/cnxig626LU
— Top Rank Boxing (@trboxing) July 25, 2023
Lahir di Zama, Kanagawa, Jepang, 10 April 1993, Inoue menempuh pertarungan pertamanya di level profesional pada usia 19 tahun. Sejak itu, ia telah mencatatkan 25 pertarungan tanpa terkalahkan dengan 22 di antaranya diselesaikan dengan kemenangan KO.
Pun demikian, butuh waktu panjang bagi Inoue untuk bisa mendapatkan perhatian di level dunia. Setidaknya petinju ini menempuh waktu sembilan tahun sejak meraih gelar pertama pada 6 April 2014 dengan mengalahkan Adrian Hernandez untuk merebut gelar juara dunia WBC kelas bulu-ringan.
Selain itu, Inoue belum punya banyak kesempatan untuk bertarung di luar negaranya. Dari 25 pertarungan, hanya tiga kali ia bertarung di luar Jepang–sekali di Glasgow, Skotlandia, menghadapi Emmanuel Rodriguez, untuk merebut gelar juara dunia IBF pada 18 Mei 2019.
Dua pertarungan lain terjadi di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 31 Oktober 2020 menghadapi Jason Moloney diikuti dengan melawan Michael Dasmarinas di kota yang sama pada 19 Juni 2021. Dalam dua pertarungan tersebut Naoya Inoue menang KO sekaligus mempertahankan gelar juara dunia WBA (Super) dan IBF kelas bantam.
Dengan enam laga terakhir yang selesai dengan kemenangan KO, Inoue kini bersiap untuk usaha menyempurnakan statusnya dengan menghadapi Marlon Tapales. Mengalahkan Tapales akan membuat Inoue menjadi juara dunia tak terbantahkan (undisputed) dengan merebut sabuk juara dunia WBA dan IBF kelas super bantam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN


