Akurat Logo

Kematian Hero Tito "Memukul" Dunia Tinju Nasional

Riandar Fata Hudaya | 5 Maret 2022, 05:33 WIB
Kematian Hero Tito "Memukul" Dunia Tinju Nasional

AKURAT.CO, Kematian petinju nasional asal Malang, Heru Purwanto aka Hero Tito, menjadi pukulan besar bagi dunia tinju Indonesia. Kematian Heru menjadi peringatan bagi promotor tinju nasional untuk lebih bersiaga dengan fasilitas medis demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.

Hero menghembuskan nafas terakhir di Jakarta pada Kamis (3/3) selepas tumbang di ronde ketujuh dalam pertarungan memperebutkan gelar juara kelas ringan Asosiasi Tinju Indonesia menghadapi James Mokoginta di Holywings Gatsu, Jakarta, Minggu (27/2).

Dibawa ke rumah sakit, Hero sempat mengalami koma selama lima hari karena mengalami pendarahan otak. Holywings sendiri mengaku sudah mempersiapkan semuanya untuk mengantisipasi nasib nahas yang menimpa Hero.

“Hero Tito sempat ditandu dari ring. Kemudian saat di lorong khusus evakuasi dipindahkan ke tandu dorong untuk dimasukkan ke ambulans,” kata Co-Founder Holywings, Ivan Tanujaya, di Jakarta, sebagaimana dipetik dari Antara, Jumat (4/3).

Ivan mengatakan bahwa ambulans yang disediakan untuk membawa Hero ke rumah sakit memiliki fasilitas lengkap. Yakni dengan fasilitas mini ICU, pemantau jatung, tabung oksigen, ventilator mini, pemacu jantung, penyedot cairan, serta fasilitas bedah ringan.

“Untuk rumah sakit rujukan waktu itu dipilih RS Tebet karena dekat, tidak macet dan sebagai penanganan cepat untuk tindakan awal. Baru kemudian dirujuk ke RS Mitra Gading karena harus segera melakukan operasi di bagian kepala karena Hero Tito sudah mengalami penggumpalan darah di otak,” kata Ivan.

“Jadi kami selaku pihak venue dari acara HSS Boxing sebenarnya sudah mengantisipasi kejadian seperti Hero Tito dengan sebaik-baiknya. Namun, Tuhan berkehendak lain dan kami semua sangat terpukul dengan kehilangan Hero Tito.”

Pertarungan Hero melawan James Mokoginta merupakan partai tambahan dari partai utama yang mempertemukan Tibo Monabesa menghadapi Jayson Vayson. Adapun Tibo menang angka atas Jayson dalam pertarungan sepuluh ronde sekaligus mempertahankan gelar kelas terbang ringan WBC International.

Hero Tito lahir di Malang pada 27 September 1986 dengan 48 catatan pertarungan (29 menang, 17 kalah) sejak debut profesional pada Februari 2004. Jenazah Hero dimakamkan di TPU Dusun Sindurejo, Desa Banjarejo, Kabupaten Malang, pada Jumat (4/3).[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.