BMX Berpeluang Jadi Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021 Mendatang

AKURAT.CO, Pelatih kepala tim nasional balap sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, mengatakan Indonesia berpeluang untuk meloloskan pebalap BMX ke Olimpiade Tokyo, sedangkan pebalap nomor trek masih harus menunggu keputusan Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).
"Peluang meloloskan pebalap BMX cukup besar karena masih banyak event-event babak kualifikasi Olimpiade yang tertunda akibat wabah virus corona. Tetapi, peluang pebalap nomor track masih menunggu keputusan UCI," kata Dadang, seperti dilansir Antara.
Dadang mengatakan, dengan penundaan Olimpiade Tokyo selama satu tahun, maka ada kemungkinan babak kualifikasi untuk cabang balap sepeda diperpanjang.
“Ya, kita memang harus menunggunya. Apakah UCI akan tetap menggunakan poin setelah babak kualifikasi terakhir pada Kejuaraan Dunia di Berlin Februari lalu atau kembali menggelar babak kualifikasi Olimpiade sehubungan mundurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2021,” katanya.
“Apalagi, World Cup 2021 yang selama ini menjadi ajang pengumpulan poin sudah dijadwalkan akan digelar Oktober mendatang," ujarnya lagi.
Saat ini, tim BMX Indonesia yang beranggotakan I Gusti Bagus Sahputra, Toni Syarifuddin, dan Rio Akbar menempati peringkat 19 dunia. Tim Merah Putih setidaknya harus berada di urutan 11 besar dunia agar bisa memastikan tiket tampil di Olimpiade yang bakal digelar 23 Juli 2021 nanti.
Tim BMX Indonesia semestinya mengikuti empat seri balapan yang digelar di Indonesia, yaitu Kejuaraan Asia BMX dan Kejuaraan BMX C-1 di Jakarta dan Kejuaraan BMX C-1 dan Hors Class di Banyuwangi. Namun kejuaraan tersebut harus tertunda akibat pandemi virus corona.
Tak hanya itu, mereka juga dijadwalkan tampil ada juga BMX World Cup di Amerika dan Argentina pada Mei 2020, BMX World Championship Juni 2020 dan BMX C-1 World Cup di Amerika Serikat.
"Tadinya kita berharap tim BMX Indonesia bisa lolos dari empat seri ini tetapi semuanya batal dilaksanakan. Begitu juga event yang di Amerika Serikat dan Argentina yang belum tentu terlaksana karena virus corona. Jadi, kita masih menunggu perkembangan dari UCI," tutur Dadang.
Di tengah pandemi virus corona yang melanda hampir seluruh dunia, pelatnas balap sepeda untuk Olimpiade Tokyo masih terus berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Tempat latihan balap sepeda itu terbagi di dua daerah di Jawa Timur, yaitu Malang untuk nomor trek dan Banyuwangi untuk BMX.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Perbedaan Digital Citizen dan Citizen Journalism: Pengertian serta Karakteristiknya
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon



