Akurat Logo

Viral di Media Sosial, Beli Ikan Rp10 Ribu Langsung dari Nelayan Bisa Dapat Banyak

Eko Krisyanto | 7 Juni 2025, 11:05 WIB
Viral di Media Sosial, Beli Ikan Rp10 Ribu Langsung dari Nelayan Bisa Dapat Banyak

AKURAT.CO Rekaman video menunjukkan seseorang membeli ikan langsung dari nelayan dengan harga Rp10.000 menjadi viral di media sosial.

Yang menarik adalah uang sepuluh ribu tersebut dapat memperoleh ikan dalam jumlah sangat banyak, satu kantong plastik penuh.

Peristiwa ini membuat banyak pengguna internet mempertanyakan sistem distribusi dan harga ikan di pasar.

Dalam video yang diunggah akun Tiktok @makanlokalindo memperlihatkan seseorang membeli ikan segar dari kapal nelayan di daerah pesisir utara Jawa.

Baca Juga: Dukung Asta Cita, Pemerintah Canangkan Kertasana Jadi Desa Ekspor Ikan Mas Koki

Dengan hanya membayar Rp10. 000, ia membawa pulang sekantong penuh ikan segar jenis kembung dan tongkol.

Video tersebut cepat sekali menjadi tersebar. Ditonton lebih dari 2 juta kali dan mendapatkan bermacam komentar warganet.

Akun Tiktok @makanlokalindo dikenal sering membagikan konten kuliner serta bahan pangan lokal.

Di dalam video, pria yang berinteraksi dengan para nelayan tampak sangat bersemangat menunjukkan betapa murahnya harga ikan jika dibeli langsung dari sumbernya.

Baca Juga: Momen Unik di Istana: Bill Gates Hadiahkan Boneka Ikan Paus ke Kucing Kesayangan Prabowo

Video yang diunggah pada 2 Juni 2025 itu disebut berlangsung di Pantai Tawang, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Tempat ini dikenal sebagai pusat bagi nelayan kecil yang menjual hasil tangkapannya langsung kepada masyarakat.

Kenaikan harga kebutuhan pokok yang terus berlanjut membuat masyarakat lebih peka terhadap isu harga pangan.

Kenyataan bahwa dengan Rp10.000 seseorang bisa mendapatkan banyak ikan segar menimbulkan pertanyaan besar dan mengapa harga di pasar bisa jauh lebih tinggi?

Baca Juga: Bisnis Kolam Pemancingan Ikan Bisa Jadi Haram, Bagaimana Penjelasannya dalam Islam?

Warganet menyayangkan sistem distribusi makanan yang dianggap tidak efisien.

Mereka berharap rantai penyaluran bisa dipersingkat, agar nelayan mendapat untung lebih dan harga untuk pembeli jadi lebih murah.

Komentar dari netizen pun beraneka ragam. Sebagian besar merasa terkesan tetapi tidak sedikit pula yang mencemaskan perbedaan harga antara pasar dan nelayan.

"Di pasar segitu paling cuma dapat 3 ekor," tulis akun @putri.daxxx.

Baca Juga: Prabowo Cek Tambak Ikan Nila di Karawang untuk Penyediaan Makan Bergizi Gratis

"Salut! Kalau semua orang bisa membeli langsung ke nelayan, pasti lebih hemat dan turut membantu mereka juga," akun @rizkykulixxx berkomentar.

Fenomena ini menyadarkan publik bahwa pembelian ikan secara langsung bisa menjadi solusi ekonomis sekaligus dukungan untuk para nelayan.

Namun, hal ini juga menyoroti pentingnya transparansi dan efisiensi dalam sistem distribusi pangan di tingkat nasional.

Laporan: Varadilla Oktavia/magang

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK