Tidak Terima Kakaknya Disebut Pembunuh, Adik Yudha Arfandi Unggah Kedekatannya dengan Dante, Netizen: Lebih Percaya CCTV!

AKURAT.CO Viralnya Yudha Arfandi sebagai tersangka pembunuhan anak Tamara Tyasmara, Dante, ternyata keluarganya merasa tidak terima dan menyangkal tuduhan tersebut.
Adik Yudha Arfandi bernama Savira Ramadhani, berusaha menjelaskan bahwa sang kakak memiliki hubungan yang dekat dengan Dante, sehingga tidak mungkin membunuh.
Kasus kematian Dante, anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas, membuat Savira Ramadhani marah dan membela Yudha Arfandi dari tuduhan pembunuh.
Dikutip dari akun Instagram Story @svrramdhani, Minggu (11/2/2024), ternyata keluarga besar Yudha Arfandi tidak menerima tuduhan pembunah terhadap Dante.
Baca Juga: Terbongkar! Ini Sederet Potret Pernikahan Yudha Arfiandi, Pacar Tamara Tyasmara
"Abang saya, Yudha Arfandi bukan pembunuh," kata Savira Ramadhani.
Selain itu, video yang diunggah oleh Savira Ramadhani menunjukkan kedekatan sang kakak dengan Dante saat berada di kolam renang.
Savira mengatakan bahwa video tersebut menampilkan Yudha Arfandi berenang bersama Dante, yang dianggap sebagai bukti kedekatan mereka satu sama lain sehingga tidak mungkin ada pembunuhan.
"Video ini bukan di hari kejadian. Tapi bukti seberapa dekat abang saya yang menjadi tersangka dengan almarhum Dante," jelas Savira Ramadhani.
Baca Juga: Siapa Pacar Tamara Tyasmara? Ini Sosok Yudha Arfandi Tersangka Kasus Kematian Dante
Setelah unggahan video tersebut viral, Savira Ramadhani langsung menghapus unggahannya, namun sayangnya sudah diunggah kembali ke berbagai akun gosip.
Sementara warganet merasa geram dengan pembelaan Savira terhadap Yudha Arfandi karena video itu tidak dapat langsung membuktikan bahwa Yudha Arfandi tidak membunuh Dante.
Meskipun Savira Ramadhani menganggap video tersebut sebagai bukti, nyatanya polisi telah mengeluarkan pernyataan resmi dari Yudha Arfandi yang mengaku sudah menenggelamkan Dante belasan kali.
"Adapun di dalam rekaman tersebut, memuat adegan yang kurang lebih di mana korban ini dibenamkan kepalanya kurang lebih sebanyak 12 kali," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra di Polda Metro Jaya.
“Orangnya udah mengakui, cctv udah terbukti mbak,” tulis @enorxxx.
“Lebih percaya CCTV,” balas @apriixxx.
“Kamu kalau di lelepin kayak di cctv sampai 12 kali pasti mati juga mbak,” balas @marryxxxxx.
“Mau hubungan adik kek saudara kek, kalau salah ya salah mbak.. Belain yang salah sampai ngotot banget,” tulis @cellixxx.
Itulah tanggapan warganet yang merasa geram dengan pembelaan Savira Ramadhani karena menyalahkan bukti CCTV yang sudah jelas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi






