Apa Itu Hotline Paris? Gagasan Tentang Keadilan Hukum yang Disebut Anies Saat Debat Capres

AKURAT.CO Berdasarkan debat calon presiden (capres) pertama, Anies Baswedan sempat singgung layanan Hotline Paris atau program pengacara gratis untuk masyarakat.
Pembahasan Hotline Paris tersebut membuat masyarakat bertanya-tanya, sebenarnya apa fungsinya di kehidupan sehari-hari.
Saat debat capres, Anies Baswedan menjelaskan bahwa program Hotline Paris untuk masyarakat yang mengalami persekusi dan isu-isu intoleran.
Program Hotline Paris dibuat dengan tujuan agar masyarakat dapat mendapatkan layanan hukum dari negara secara gratis.
Baca Juga: Debat Prabowo Mencapai Target, TKN: Ketenangan Bikin Kami Menang
Mengutip berbagai sumber, Rabu (13/12/2023), berikut ini penjelasan Anies Baswedan mengenai program Hotline Paris yang dijanjikannya untuk masyarakat Indonesia.
Apa Itu Hotline Paris?
Capres nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan, berencana membuat program Hotline Paris atau layanan pengacara gratis untuk mengatasi masalah yang ada di masyarakat.
Hotline Paris adalah sebuah jaringan pelaporan yang dapat dihubungi dengan cepat. Peristiwa pelanggaran dan kekerasan yang terus terjadi di Indonesia dapat segera diatasi, sehingga masyarakat tidak bingung lagi harus hubungi ke mana.
“Selalu ada saja peristiwa pelanggaran dan kekerasan, tapi tidak tahu mau ke mana. Kami merencanakan program, kami menamai Hotline Paris, masyarakat bisa didampingi oleh negara,” ucap Anies Baswedan saat sesi debat capres pertama terkait penanganan disinformasi dan kerukunan warga.
Anies menjelaskan bahwa Hotline Paris ini ditujukan untuk masyarakat yang berkonflik dengan hukum tetapi memiliki keterbatasan, salah satunya biaya.
Anies juga berjanji untuk mendampingi dan membantu korban mafia tanah atau penagihan pinjaman online dengan layanan gratis.
Baca Juga: Mengenal Platform Pelayanan Jaki yang Sempat Disinggung Anies Baswedan di Debat Capres
“Ketika kita berbicara kerukunan, perlu komunikasi dengan semua, negara tidak boleh memusuhi, melainkan menjangkau semua, negara harus memberikan hak untuk berbicara dan menyampaikan kritik,” tambah Anies.
Jadi kesimpulannya, Hotline Paris yang ramai dipertanyakan masyarakat dari penjelasan Anies Baswedan merupakan layanan pengacara gratis yang disediakan negara untuk membantu masyarakat menyelesaikan masalah.
Menurut Anies, Hotline Paris tersebut sangat penting untuk melindungi kelompok minoritas dan meningkatkan toleransi masyarakat, karena tindakan pertama yang harus diambil adalah menghentikan semua pelanggaran hukum yang terjadi.
Dia menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa penegakan hukum dilakukan terhadap siapa saja yang terbukti melanggar hukum untuk mencegah kejadian serupa terulang atau bahkan dinormalisasi oleh masyarakat.
Maka dari itu, Anies Baswedan ingin mengadakan program Hotline Paris jika dirinya terpilih menjadi presiden dalam pemilu 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







