Akurat Logo

Inspiratif! Kisah Warganet Dapat Rezeki Nomplok Imbas Kebaikan di Masa Lalu

| 26 Agustus 2022, 18:00 WIB
Inspiratif! Kisah Warganet Dapat Rezeki Nomplok Imbas Kebaikan di Masa Lalu

AKURAT.CO Sebuah unggahan akun Twitter @askrlfess menceritakan tentang sebuah kisah kebaikan yang menginspirasi banyak warganet.

Akun tersebut menuliskan sebuah kisah tentang seorang sender sebutan untuk pengirim cerita di @askrlfess) yang mengalami kesusahan dan membutuhkan bantuan. Dengan rasa simpati pemilik akun tersebut memberikan bantuan secara finansial.

“kubantu secara keuangan walau hanya under 100k,” tulis pemilik akun tersebut. Diketahui bahwa kejadian itu terjadi pada akhir tahun 2020. 

Namun, pemilik akun tersebut tak menyangka, kalau hari ini (26/8) seorang yang telah dibantunya mengembalikan uang yang pernah ia berikan dalam nominal yang lebih besar.

“boleh minta noreknya kak, aku cuma mau kembaliin duit kaka yang waktu itu,” kata sender yang  saat ini telah bekerja di Jepang.

Pemilik akun tersebut tak menyangka kalau sender tersebut akan memberikan uang yang jauh lebih banyak yakni Rp500 ribu. Terlebih lagi, ia merasa waktu pemberian uang tersebut sangat tepat karena ia harus membayar angsuran motor.

Meskipun tak menyangka, pemilik akun tersebut percaya bahwa saat seseorang melakukan kebaikan, maka kebaikan tersebut akan kembali kepada orang itu juga. seperti tulisan “the power of kindness” sebuah kalimat yang ia sematkan pada postingannya.  

Kisah tersebut lantas mendapatkan beragam respons positif dari warganet.

“jangan remehkn kebaikan kecil. karena kebaikan itu tumbuh dan menular. :'),” tulis akun @shiranumara.

“Maasyaallah, bner nder istilahnya apa yg kita tanam, itu yg kita tuai,” komentar lain dari akun @fullysunflow_. 

“masyaallah, iya bener nser makanya jangan bosan melakukan kebaikan,” tulis akun @jenmcityxx.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.