Akurat Logo

Unggah Pemotretan di Genangan Air, Warganet: Photoshoot Low Budget

| 13 Februari 2021, 13:14 WIB
Unggah Pemotretan di Genangan Air, Warganet: Photoshoot Low Budget

AKURAT.CO, Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah bencana alam melanda sebagian besar wilayah di Indonesia. Salah satunya adalah banjir. Akibatnya, sejumlah ruas jalan di beberapa wilayah pun tergenang oleh air. Namun, momen tersebut justru dimanfaatkan oleh sejumlah warga untuk melakukan photoshoot.

Sebuah akun Twitter @nantanginn mengunggah sejumlah potret dari seorang model yang melakukan photoshoot di ruas jalan yang tergenang air.

“Photoshoot low budget bertema lambatnya pembangunan jalan raya,” tulis akun @nantanginn.

Dalam unggahan tersebut, sejumlah photshoot dilakukan dengan menampilkan berbagai gaya dari seorang wanita. Uniknya, alih-alih dilakukan di ruangan tertutup atau dengan dekorasi indah, pemotretan tersebut dilakukan dengan latar belakang ruas jalanan yang tergenang.

Dilakukan dengan gaya profesional, wanita yang ada dalam pemotretan tersebut tak canggung melakukan berbagai gaya mulai dari bermain air genangan hingga tiduran di atas genangan air.

Bahkan, pemotretan tersebut dilakukan dengan latar belakang berbagai kendaraan yang sedang lalu lalang.

Pemotretan unik unggahan akun @nantanginn ini pun mencuri perhatian sejumlah warganet.

“Apa perasaan orang yang lewat sambil liatin mba ini,” balas akun @Annove_kurnia.

“Pejabatnya pada pake helikopter semua, jalan jelek gak peduli.,” balas akun @awanesia_.

“Sampai segininya mencari perhatian kpd pemangku jabatan sblm meng tag presiden itu bupati/walikota atau gubernur sdh pada tahu blom klo ada rakyat yg bela2in mau berfoto diatas kubangan lumpur dg pose cantiknya, demi perbaikan jalan raya,” balas akun @DittoRadhitya.

Pemotretan dari unggahan akun @nantanginn yang telah disukai lebih dari 25 ribu kali ini menjadi salah satu cerminan keadaan ruas jalan di Indonesia yang belum mendapat perhatian lebih dari pemerintah setempat. Selain itu, pemotretan tersebut juga dijadikan sebagai bentuk sarkasme dari warga yang merasakan pahitnya beraktivitas dengan melewati jalanan tersebut. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.