Menguak Kontroversi Hannah Neeleman dan Ballerina Farm, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

AKURAT.CO Hannah Neeleman, terkenal sebagai konten kreator dengan akun Ballerina Farm, baru-baru ini menjadi sorotan karena kasus dugaan misoginis yang melibatkan suaminya.
Nama Hannah mendadak viral, menarik perhatian global karena popularitas tinggi dari konten-kontennya.
Kontroversi ini juga menjadi perbincangan di Indonesia, seperti yang dilaporkan dari Forbes pada Senin (29/7/2024).
Baca Juga: Trending! Kontroversi Keluarga Ballerina Farm: Di Balik Kehidupan Indah di Pertanian
Forbes menggambarkan Hannah Neeleman sebagai korban dari situasi misoginis, bertolak belakang dengan anggapan penggemarnya yang melihatnya sebagai konten kreator yang paham bisnis.
Kasus ini mencuat setelah laporan bahwa Hannah mendapat perlakuan kurang pantas dari suaminya, Daniel Neeleman.
Wanita asal Utah, Amerika Serikat ini, hanya mendapat kain lap sebagai hadiah ulang tahun dari suaminya.
Di usianya yang kini 34 tahun, Hannah dan Daniel telah dikaruniai 8 anak, yang semuanya dirawat oleh Hannah seorang diri.
Daniel, meskipun seorang miliarder pewaris kekayaan JetBlue Airlines, dikenal sebagai pria yang pelit dan egois.
Pasangan ini menjalankan profesi sebagai petani dan peternak, sering berbagi konten keseharian mereka di media sosial.
Peternakan mereka dihuni berbagai hewan ternak, seperti layaknya peternakan pada umumnya. Gaya hidup Hannah sebagai Trad Wife (istri tradisional) menjadi viral karena kasus dan kontroversinya.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Olimpiade Paris Hari Ini: Fajar/Rian dan Rinov/Pitha Tempuh Laga Penentu
Julukan 'Queen of Trad Wives'
The Sunday Times menjuluki Hannah sebagai 'Queen of Trad Wives' atau 'Ratu Istri Tradisional'.
Julukan ini menyoroti gaya hidupnya yang menghabiskan hari-harinya membuat kue, roti sourdough, dan merawat delapan anaknya. Hannah menikah dengan Daniel Neeleman, yang juga pewaris kekayaan JetBlue Airlines.
Pengorbanan dalam Pernikahan
Hannah dan Daniel membuat banyak pengorbanan untuk membangun keluarga mereka. "Saya melepaskan balet, yang sangat sulit. Daniel juga melepaskan ambisi kariernya," tambah Hannah.
Baca Juga: Siapakah H.B. Jassin dan Bagaimana Kedudukannya di dalam Kesusastraan Indonesia?
Latar Belakang Hannah Neeleman
Hannah lahir di dekat Salt Lake City, Utah, dalam keluarga Mormon dan merupakan salah satu dari sembilan anak. Daniel juga berasal dari keluarga Mormon dan besar di Connecticut.
Pendidikan dan Karier Balet
Hannah disekolahkan home-schooling di rumah namun sangat mencintai balet. Ia menghadiri sekolah musim panas di Juilliard dan menyelesaikan gelarnya pada usia 17 tahun.
Hannah menjadi mahasiswa Juilliard pertama yang hamil dalam sejarah modern. Kini, ia adalah ibu dari delapan anak, dengan anak bungsu, Flora, lahir pada Januari 2024.
Kontes Kecantikan
Hannah masih aktif dalam kontes kecantikan dan dinobatkan sebagai Mrs. America pada Agustus 2023. Ia berkompetisi di Mrs. World hanya 12 hari setelah melahirkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla






