Akurat Logo

Investree Salurkan Pinjaman Rp13,75 Triliun Kepada UMKM

Shandi Sanjaya | 10 Agustus 2023, 18:10 WIB
Investree Salurkan Pinjaman Rp13,75 Triliun Kepada UMKM

AKURAT.CO, PT Investree Radhika Jaya yang merupakan perusahaan tekonologi finansial yang bergerak di bidang Peer to Peer Lending (P2P Lending) memfasilitasi pinjaman Rp21,92 triliun dan menyalurkan pinjaman Rp13,75 triliun terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Co-Founder & CEO Investree Indonesia dan CEO Investree Regional, Adrian Gunadi mengatakan, dari keseluruhan Borrower sebesar 30.767, hampir 85% merupakan pelaku usaha ultra mikro dari ekosistem rekanan eFishery dan Gayatri Microfinance.

“Dengan eFishery, Investree Indonesia menyalurkan pinjaman kepada pembudidaya ikan dan udang di seluruh Indonesia. Sedangkan dengan Gayatri Microfinance, Investree Indonesia menyalurkan pinjaman kepada ibu-ibu pemilik toko kelontong, rumah makan sederhana, dan binatu rumahan di homebase Gayatri Microfinance di Sleman, Yogyakarta,” kata Adrian yang dikutip pada Kamis (10/9/2023).

Selain itu, Adrian menambahkan, Investree Indonesia juga bersinergi dengan Amar Bank dengan menghadirkan perlekatan layanan perbankan digital (embedded banking) pada platform Investree Indonesia, dengan komitmen memperluas kolaborasi dalam mengembangkan produk dan layanan keuangan digital UMKM.

“Investree Indonesia dan Amar Bank berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dalam mengembangkan produk dan layanan keuangan digital bagi UMKM dan masyarakat luas, terutama mereka yang masih memiliki akses terbatas ke layanan keuangan,” ucap Adrian.

Kolaborasi-kolaborasi yang dilakukan Investree Indonesia, merupakan upaya untuk meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan dan perputaran ekonomi di Indonesia melalui penyaluran pembiayaan mudah, cepat, dan berbasis digital kepada para pelaku UMKM.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.