AKURAT.CO Meski pandemi, bisnis laundry memang masih menjadi peluang yang cukup menjanjikan. Meski masih ada pekerja harus WFH dan mahasiswa belajar di rumah, urusan pakaian kotor tetap menjadi masalah sebab kesibukan masing-masing.
Terlebih saat pandemi begini, banyak orang lebih sering mengganti baju, sehingga bisnis laundry kiloan masih menjadi peluang menggiurkan saat ini.
Tarif yang cukup murah serta hasil laundry yang lebih memuaskan ketimbang mencuci sendiri memang menjadi pilihan bagi orang-orang perkotaan.
Jika ingin menekuni bisnis laundry, yuk simak tipsnya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Cari tempat usaha laundry yang strategis
Hal pertama yang perlu dilakukan untuk membuka laundry adalah pilih lokasi yang tepat untuk usaha laundry kamu. Kesuksesan usaha laundry memang cukup ditentukan oleh lokasi.
Akan tetapi, sesuaikan juga dengan target konsumen kamu. Membuka bisnis laundry di apartemen punya peluang yang cukup besar karena penghuni apartemen biasanya tak punya waktu untuk mencuci pakaiannya sendiri, dan biasanya mereka me-laundry baju sebelum mereka beraktivitas ke luar meninggalkan apartemen.
2. Menentukan harga
Bisnis laundry adalah salah satu jenis bisnis yang persaingannya cukup ketat, apalagi jika lokasi yang kamu pilih sudah terdapat bisnis laundry yang sudah lebih dulu ada. Untuk itu, pastikan kamu menentukan harga yang dapat bersaing dengan bisnis laundry yang lain.
Pastikan juga bahwa harga yang kamu tawarkan sesuai dengan kualitas yang akan pelanggan kamu dapat.
Dalam penentuan harga ini kamu juga harus berkaca dari sasaran konsumen laundry kamu. Jangan sampai kamu menetapkan harga yang terlalu tinggi apabila memang kamu menyasar kalangan mahasiswa dan pekerja kantoran.
Sebab kondisi ekonomi akan lebih berpengaruh pada alasan mereka memilih suatu laundry.
3. Mempersiapkan manajemen laundry yang baik
Walaupun kamu pemula, bukan berarti kamu tidak memperhatikan manajemen laundry. Percayalah, manajemen laundry yang berantakan akan membawa bisnis laundry kamu pada kehancuran.
Sudah banyak pengusaha laundry yang merasakan rugi besar hanya karena kurang memperhatikan manajemen laundrynya, terutama manajemen keuangan. Tidak tahu secara akurat berapa uang pemasukan dan pengeluaran bisa membuat laundry kamu bangkrut seketika.
4. Siapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Laundry dan Jenis Layanan
Sebelum buka usaha laundry tetapkan SOP terlebih dulu yang nantinya berlaku di laundry kamu. SOP ini penting agar kamu tidak kelimpungan mengatur laundry. Agar sistem di laundry berjalan dengan baik, kamu perlu menerapkan SOP mulai dari penerimaan cucian, pencucian, pengeringan, penyetrikaan, pengemasan, hingga penyerahan laundry.
Selain SOP, jenis layanan juga harus disiapkan. Apakah kamu hanya fokus pada laundry kiloan saja, atau kamu juga ingin membuka layanan laundry satuan. Untuk jenis layanan ini pertimbangkan juga keahlian laundry kamu.
5. Perhatikan Waktu
Waktu adalah hal yang cukup krusial dalam bisnis laundry. Untuk itu, sebaiknya kamu sangat menghargai waktu.
Sebab ketepatan waktu akan sangat berkaitan dengan kepuasan pelanggan kamu. Jika kamu tidak dapat mengatur waktu dengan baik, bukan tidak mungkin jika usaha kamu gagal akibat reputasi atau penilaian yang buruk dari pelanggan. Ingat, review pelanggan akan sangat menentukan keberlangsungan bisnis kamu.
Jadi, pastikan saat kamu menjanjikan waktu kepada pelanggan, mereka dapat menerima pakaiannya sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Jangan sampai ketika pelanggan datang untuk mengambilnya, kamu bilang bahwa pakaian mereka belum selesai dicuci.
Kekecewaan pelanggan dapat menjadi mimpi buruk kamu. Mereka dapat menceritakan pengalaman buruk mereka kepada orang lain dan dapat berpengaruh pada menurunnya kinerja bisnis kamu. Untuk itu, pastikan bahwa kamu dapat menghargai waktu agar pelanggan puas dengan pelayanan kamu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja




