Apindo Sebut Integrasi UMKM dengan Industri Kunci Pertumbuhan Berkualitas
Demi Ermansyah | 20 Desember 2024, 16:11 WIB

AKURAT.CO Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, menyebutkan integrasi antara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan sektor industri sebagai salah satu syarat utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kompetitif.
Menurut Shinta, penguatan peran UMKM dalam rantai pasok industri dapat menjadi solusi strategis untuk mendorong inklusivitas ekonomi. "Pemerintah harus menciptakan insentif yang memadai untuk sektor swasta yang melibatkan UMKM dalam aktivitas produksi dan distribusi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (20/12/2024).
Ia menekankan, langkah awal dapat dimulai dari implementasi kebijakan tersebut di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“BUMN memiliki peran penting untuk menjadi percontohan dalam melibatkan UMKM secara langsung. Langkah ini dapat membantu UMKM naik kelas dan masuk dalam rantai nilai global,” ungkapnya.
Selain itu, Shinta menyoroti perlunya kebijakan yang fokus pada peningkatan efisiensi usaha. Hal ini dapat dilakukan dengan menekan biaya logistik, tenaga kerja, dan energi, serta memberikan kepastian hukum yang mendukung iklim usaha.
“Kebijakan ini tidak hanya membantu UMKM tumbuh, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Shinta.
Apindo berharap sinergi antara UMKM dan sektor industri dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, melalui langkah ini diharapkan Indonesia mampu memperkuat daya saingnya di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








