AKURAT.CO Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mendorong agar pemerintah baik di pusat ataupun daerah untuk memaksimalkan keterlibatan platform digital lokal dalam setiap program-program yang dilakukan.
Hal ini penting dilakukan sebagai wujud nyata pemerintah dalam mendukung pengembangan platform anak negeri untuk memperluas multiplier effect terutama dari sisi ekonomi.
Staf Khusus Menteri Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif KemenKopUKM, Fiki Satari menjelaskan bahwa ada empat alasan utama mengapa platform digital lokal harus diprioritaskan untuk terlibat dalam agenda besar nasional.
Pertama, pemberdayaan platform lokal dapat memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menjadi penyedia produk dan jasa yang dibutuhkan pemerintah ataupun BUMN. Fiki mengapresiasi inisiatif pemerintah yang mengalokasikan 40% belanja dari Kementerian dan Lembaga untuk menyerap produk dalam negeri. Pelibatan platform lokal dalam program ini dipastikan akan membangkitkan bisnis dari pelaku usaha domestik.
"Ini membantu meningkatkan pendapatan mereka dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput. Kita ingat betul bagaimana platform digital lokal mengonsolidasikan UMKM untuk hadir di Bela Pengadaan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah," kata Fiki dikutip Selasa (20/8/2024).
Kedua, kata Fiki, keterlibatan platform lokal akan mendorong peningkatan efisiensi bisnis dengan tidak mengesampingkan jangkauan yang lebih luas. Menurutnya platform digital lokal sudah terbukti memiliki infrastruktur dan jaringan yang sudah mapan. Hal ini memungkinkan distribusi layanan yang lebih efisien dan menjangkau lebih banyak masyarakat terutama ke wilayah yang mungkin sulit dijangkau.
"Tentu saja platform digital lokal punya keunggulan yaitu memahami lebih personal kondisi dan situasi dari Indonesia," kata Fiki.
Ketiga, dari sisi inovasi dan adaptasi teknologi platform lokal sudah disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Indonesia. Hal ini berdampak pada kemudahan penggunaan fitur layanan dari platform lokal. Dengan begitu program-program pemerintah diyakini akan dapat berjalan dengan efektif dan relevan.
Keempat, penggunaan platform digital sebagai bukti nyata bahwa Indonesia memiliki kedaulatan digital dengan tetap menjamin kerahasiaan data dari pengguna aplikasi. Eksistensi ini perlu ditunjukkan ke dunia internasional agar tidak mudah platform asing masuk ke Indonesia seperti yang belakangan mencuat seperti TEMU, platform digital China yang dinilai mengancam pelaku usaha dalam negeri terutama UMKM.
"Saya tentu sangat berharap pemerintah akan terus dapat melibatkan para platform digital lokal untuk terus berpartisipasi pada program-program pemerintah khususnya yang melibatkan masyarakat secara luas," tukas Fiki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










